Kasus Pembunuhan Pengusaha Kafe, Warga Desa Kehilangan Sosok Pria Santun…

TEWAS : Korban pembunuhan Parlindungan Siregar ditemukan tewas bersimbah darah, sedangkan istrinya Damayanti kritis di rawat di RSUD Padangsidimpuan.
TEWAS : Korban pembunuhan Parlindungan Siregar ditemukan tewas bersimbah darah, sedangkan istrinya Damayanti kritis di rawat di RSUD Padangsidimpuan.

TAPSEL – Kasus pembunuhan yang menimpa Parlindungan Siregar,31, meninggalkan duka mendalam baik bagi keluarga maupun warga Desa Martolu, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

Rina Siregar,25, adik bungsu Parlin bahkan tak menyangka jika bangnya tersebut sudah tiada. “Beberapa hari kemarin kami masih ketemu dan bercanda,” kata Rina, senggugukan menahan tangis.

Dimata Rina dan keluarga Parlin sosok pria yang pendiam dan tak banyak bicara. “Ya kalau tidak berjualan dia selalu di rumah, kalau tidak berkunjung ke rumah keluarga yang lain,” kata Rina, sembari menyeka air mata yang membasahi pipihnya di rumah duka.

Bahkan, sambung Rina, terakhir bertemu abangnya tersebut tidak ada bercerita, apakah itu persoalan keluarga maupun persoalan dengan orang lain.”Dia tidak pernah bermusuhan, abang kami ini cukup baik dan santun,” terangnya.

Hal senada juga diungkapkan Mahmud,45, warga Desa Martolu.”Saya sendiri heran, kenapa ada orang yang begitu kejam dan sadis terhadap Parlindungan dan istrinya,” ungkap Mahmud.

Di mata warga desa, keluarga Parlin dikenal baik dan santun. Pasangan suami istri yang sudah dikaruniai satu orang putra ini bahkan dikenal santun dan disenangi jiran tetangga. “Orangnya cukup baik, dimanapun kalau diundang selalu datang dan orangnya suka membantu/ringan tangan,” ujarnya.

Warga desa dan keluarga Rina berharap, aparat kepolisian segera mengungkap kasus pembunuhan yang menewaskan Parlindungan. Sementara itu, istri korban Damayanti hingga tadi malam masih dalam perawatan dibawah pengawasan kepolisian.

Seperti diberitakan, pasangan suami istri Parlindungan Siregar,31, dan Damayanti Harahap,25, dibantai orang tak dikenal di lokasi usahanya Kafé Aek Sulum di Jalan Lintas Sumatera, Sipirok-Tarutung, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu dini hari 27/9/2017). Peristiwa ini mengakibatkan Parlindungan tewas, sedangkan istrinya kritis di rawat di RSUD Padangsidimpuan.(thoring)