Blockchain Solusi Terbaik Bagi Indonesia

PENANG  - World Blockchain Hub menyelenggarakan Blockchain for StartUp European Regatta di Kota Split pinggir laut Ardiatic (Mediterranean sea) Kroasia. Ajang yang berlangsung 22-23 Mei 2019 dan disponsori oleh Bank Dunia ini mempertemukan investor dan pegiat start-up.

Dengan potensi market besar, Indonesia melalui wakilnya Eddy Virgo Ng, Chairman of Indonesian Blockchain Hub diundang untuk memberi motivasi, dan tentunya kerjasama yang menguntungkan.

Pengusaha asal Medan yang kini menetap di Penang, Malaysia, mengatakan, dengan angka populasi sangat tinggi dan kekayaan melimpah tersebar di kepulauan Indonesia, pemerintah sebenarnya menghadapi tantangan dalam mengetahui laporan yang akurat. Solusi terbaik dan mendesak adalah dengan teknologi Blockchain.

Beberapa negara telah mengadopsi teknologi ini, dan Indonesia kini baik pemerintah dan swasta telah menyadari keuntungannya.

Pemerintah Indonesia mewacanakan pemanfaatan Blockchain untuk menghindari ganda di kartu identitas, pendaftaraan pemilihan umum, dan surat izin mengemudi. Selain itu, bidang pendidikan dan kesehatan, pertanian dan pertambangan, serta pelaporan pajak juga menjadi sasaran utama.

Pemerintah daerah Indonesia telah banyak merencanakan implementasi Blockchain dengan mayoritas untuk sistem distribusi logistik.

Eddy Virgo Ng yang juga sebagai Ketua Pertubuhan Masyarakat Indonesia (PERMAI) Pulau Pinang, telah lama mengamati tenaga kerja Indonesia yang bekerja di Malaysia, Singapura, Makau, Hongkong, Arab Saudi dan Taiwan.

Setiap tahun sejumlah USD 9 miliar atau sekitar Rp130 triliun mengalir masuk ke Indonesia. Sebagai informasi, masih terdapat 59% dari total populasi dewasa Indonesia belum tersentuh layanan perbankan atau dikenal dengan Unbanked.

Mari datang ke Indonesia untuk mengambil jutaan peluang dan Pemerintah pasti sangan apresiasi karena masalahnya akan terselesaikan, “promosi Eddy”.

Selain Eddy Virgo Ng, juga hadir sebagai pembicara Tadej Slapnik, Chairman at World Blockchain Hub,  Nena Dokuzov, Member of European Blockchain Partnership, Alwin Tan, Chairman of Asian Blockchain Hub, Tony Lee, Chairman of African Blockchain Hu, Frane Šesnić, Chairman of Croatian Blockchain Hub dan Ms Stephanie dari Bank Dunia sebagai moderator.

Penulis: Bari
Editor: Redaksi

Baca Juga