Melirik Keindahan Danau Segayung di Tengah Hamparan Padang Rumput Paluta

Keindahan padang rumput Danau Seyagung di Tano Ponggol, Desa Sibatang Kayu, Kecamatan Padang Bolak, Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara. (Foto: MEDANmerdeka/Amir)

KEINDAHAN padang rumput yang mengeliling Danau Segayung berdindingkan bukit-bukit membuat pengunjung berdecak kagum. Banyak yang tak percaya, jika hamparan hijau ini terdapat di Tano Ponggol, Desa Sibatang Kayu, Kecamatan Padang Bolak, Padanglawas Utara (Paluta), Sumatera Utara.

Danau Segayung dikelola Dinas Pariwisata Pemkab Paluta, sehingga bebas dikunjung wisatawan. Selain objek wisata Candi Bahal, Danau Tasik, kini Danau Segayung menjadi lokasi pilihan wisatawan karena cocok untuk rekreasi bersama keluarga.

Kabupaten Paluta memiliki luas luas wilayah 3.918,05 km dan penduduknya lebih kurang 270 ribu jiwa. Bagi anda yang ingin berkunjung juga dapat menikmati hidangan tradisional yang dijamin halal.

Danau ini memiliki fasilitas tempat untuk berswafoto seperti background danau, penatapan padang rumput luas dengam bukit-bukit yang mengelilingi danau sagayung sepuasnya tanpa harus membayar. Intinya seperti mendapat kebebasan meng explorenya.

Danau mini ini juga terjaga kebersihannya dari sampah karena selalu dibersihkan masyarakat lokal dan pemerintah daerah, maka sangat cocok dijadikan tempat camping oleh para pencinta alam maupun pelajar.

Seriani Siregar (32) yang bersengaja datang bersama keluarga untuk menikmati danau segayung serta melepas rasa penasaran mengungkapkan, dirinya sangat puaa dengan keondahan danau segayung dengan hamparan rumput yang luas disekitarnya.

"Selama perjalanan saya penasaran seindah apa danau yang diperbincangkan selama ini, dan terbukti setelah sampai rasanya sangat lega karena pemandangan indahnya mampu membayar rasa lelah diperjalanan" ungkap Seri.

Seriani mangatakan, walau danaunya cukup mini namun bentuk dan lanscape bukit-bukit kecil yang mengelilinginya terlebih hamparan rumpun luas seakan memanjakan mata dan diberikan kebebasan berlari-kari sambil berswafoto.

Dirinya berharap, pemerintah daerah menjaga dan mengembangkan potensi wisata tersebut sehingga mampu menjadikan pendapat bagi masyarakat dan PAD bagi Pemkab Paluta.

"Potensi ini harus dijaga dan dikembangkan agar kedepannya lebih ter ekspose dan menjadi tujuan wisata yang mampu mengangkat ekonomi masyarakat termasuk menambah fasilitas pengunjung dan infrastruktur jalan," ujarnya.