oleh

Tips Mengelola Dana THR Agar Bermanfaat

Medanmerdeka.com – Mendekati hari raya Idul Fitri, sebagian pekerja mungkin sudah mulai harap-harap cemas menunggu dana Tunjangan Hari Raya (THR)masuk ke rekening. Banyak yang sudah tahu akan dipergunakan untuk dana tersebut, tetapi banyak yang belum memiliki rencana. Sehingga dana THR yang masuk sekedar menumpang lewat.

Kepala Wealth Management Bank Commonwealth Ivan Jaya menilai banyak orang masih berinovasi dalam menggunakan THR. Sebagian besar, meliputi seluruh dana THR untuk keperluan hari raya.

“Padahal, dana dana THR harus dikelola dengan bijak agar dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan hari raya dan tidak untuk kebutuhan bulanan,” Ivan, Sabtu kemarin (26/5/2018) sebagaimana diberitakan cnnindonesia.com.

Menurut Ivan, hal pertama yang harus dilakukan saat mengantongi THR adalah membuat anggaran dan skala prioritas. Idealnya, menurut dia, dana THR yang untuk keperluan hari raya tidak dihampir seluruhnya. Ia menyarankan untuk menyisihkan sekitar 20-25 persen dana. “Dalam pengelolaan THR, kebutuhan untuk hari raya harus diprioritaskan, seperti pembayaran zakat dan kebutuhan tradisi mudik. Namun, jangan habiskan semuanya,” kata Ivan Jaya.

Menurut Ivan, dana THR bisa digunakan untuk uang dan ditabung. Tabungan dapat digunakan untuk pembayaran seperti pembayaran PBB, pajak kendaraan, atau qurban.  Atau dana THR ini dapat juga diinvestasikan dan jawaban untuk masa depan,” lanjut Ivan. Perencana Keuangan Tatadana Consulting Tejasari Assad menuturkan setiap orang Biasa memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dalam memanfaatkan dana THR.

Namun, menurut dia, sangat penting untuk mengatur skala prioritas dalam menggunakan dana THR. “Memanfaatkan dana THR itu yang sebenarnya dan wajib untuk membayarkan zakat. Sisanya tergantung kita. Apa yang penting dan tidak? Misalnya pulang kampung atau membeli baju baru,” ungkap dia.

Bagi Anda yang membutuhkan dana besar untuk THR, ia harus menyisihkan sebagian dana THR untuk ditonton atau diinvestasikan sejak awal tahun ini.  “Kalau misalnya masih satu dan kebutuhan tak besar, jadi disisihkan sejak awal untuk investasi,” terang dia.

Namun, sebelum dana THRIC untuk berinvestasi, ia menyarankan untuk mengguanakannya demi melunasi kewajiban lebih dulu jika memiliki. “Yang pertama, itu lunasi dulu, dulu,” jelas dia. Dana THR, menurut dia, sudah disisihkan bukan untuk tujuan investasi yang sudah rutin, seperti pensiunan atau lainnya. “Misalnya untuk danareka atau misalnya ingin membuka usaha di hari tua,” pungkas dia.(amri/int/mm)

Komentar

News Feed