Ciptakan Generasi Cinta Al Quran dan Kota Religius

Akhyar Bina 2500 Guru Magrib Mengaji

MEDAN - Wakil Wali Kota (Wawako)Medan Ir H Akhyar Nasution MSi membuka sosialisasi dan pembinaan Guru Magrib Mengaji, yang diikuti 2500 peserta se-Kota Medan, Kamis (1432019) di Hotel Soechi, Medan. Diharapkan, program ini nantinya mampu menciptakan generasi yang mencintai Al Quran.

Kegiatan yang berlangsung sejak Selasa 12 s/d Sabtu 16 Maret 2019, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas guru, sekaligus mewujudkan visi misi Medan menjadi kota religius dan mandiri. Adapun narasumber terdiri dari akademisi pendidikan Islam Universitas Islam Negeri Sumatra Utara (UINSU).

Akhyar mengatakan, Pemko Medan merasa bertanggungjawab, karena program Magrib Mengaji begitu bermanfaat dalam melahirkan generasi yang tidak hanya mencintai Al-Qur’an, namun juga generasi yang beradab dan penuh sopan santun.

"Peranan dan pengaruh guru Maghrib Mengaji sangat besar bagi pembangunan dan kemajuan Kota Medan. Kita berharap para guru agar memberikan kontribusi terbaiknya bagi Kota Medan, terutama melalui sumbangsih tenaga dan pikiran dalam mendidik murid-muridnya dengan amalan-amalan ajaran agama Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin," kata Akhyar.

Untuk menjadikan Kota Medan menjadi kota yang madani, humanis dan religius perlu adanya peran serta dari seluruh pihak, termasuk para guru Maghrib Mengaji.

"Ajarkan pemaham yang baik, maka niscaya mereka akan melakukan hal yang baik pula. Begitu pula dengan kota Medan, mereka akan ikut mencintai kota ini sehingga terwujudlah cita-cita kita mejadikan Kota Medan yang berkembang dan religius,’’ paparnya.

Tampak hadir dalam kegiatan ini, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan H Impun Siregar, Kabag Sosial dan Pendidikan Kota Medan Khoiruddin Rangkuti dan Kabag Humasy Ridho Nasution.

Sebelumnya Kabag Sospen Kota Setda Kota Medan Khoiruddin Rangkuti dalam laporannya menjelaskan, sosialisasi ini merupakan kegiatan rutin Pemko Medan dalam rangka peningkatan kapasitas seluruh guru Maghrib Mengaji yang ada di Kota Medan. Melalui sosialisasi, diharapkan kegiatan Maghrib Mengaji dapat terus berjalan di seluruh Kota Medan.

“Semoga dengan sosialisasi yang diberikan ini, seluruh guru Maghrib Mengaji semakin berkualitas sehingga anak-anak yang dijarkan bisa membaca Al Qur’an dengan baik dan benar sesuai hukum bacaannya,” jelas Khoiruddin.

Pembukaan sosialisasi ditandai dengan pengalungan tanda peserta kepada lima peserta secara simbolis. Setelah itu sosialisasi dilanjutkan dengan pemberian materi oleh para nara sumber. (mm)

Penulis: Amri
Editor: Redaksi

Baca Juga