oleh

Dinas Kebersihan & Pertamanan Antisipasi Cuaca Ekstrim

Medanmerdeka.com – Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan melakukan ansipasi cuara ekstrim sebulan terakhir. Tak terkecuali, masyarakat Kota Medan diimbau untuk selalu waspada.

Sebagaimana diketahui, cuaca ekstrim yang melanda Kota Medan dalam beberapa hari belakangan ini menimbulkan kerugian materi bagi warga.  Selain rumah tergenang air, tercatat 16 unit mobil rusak akibat tertimpa pohon tumbang karena cuaca esktrim dan curah hujan yang cukup tinggi disertai angin kencang. Di samping itu sejumlah rumah warga, terutama bagian atap juga mengalami kerusakan akibat diterbangkan angin.

Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi diwakili Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan HM Husni menyatakan rasa prihatin yang mendalam.

“Kita benar-benar prihatin atas musibah pohon tumbang tersebut. Apalagi peristiwa itu menyebabkan 16 unit mobil milik warga mengalami kerusakan. Namun kita tak dapat memberikan bantuan, sebab tidak ada anggaran yang tersedia untuk mengganti kerusakan yang disebabkan peristiwa force majure tersebut. Kita harapkan warga dapat mengerti,” kata Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan HM Husni , Selasa (19/7/2018).

Dikatakan Husni, setiap anggaran yang dikeluarkan tentunya harus tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). “Sejauh ini dalam DPA Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kota Medan tidak tercantum anggaran untuk mengganti kerugian yang diakibatkan pohon tumbang karena peristiwa alam,” jelasnya.

Perawatan dan pemangkasan terus kita lakukan untuk mencegah pohon tumbang. Bahkan, mengantisipasi cuaca ekstrim saat ini, kita bekerja siang dan malam melakukan pemangkasan pohon. Kita harapkan upaya ini dapat mencegah terjadinya pohon tumbang kembali.

Husni menegaskan, pihaknya telah membuat posko 24 jam untuk menerima pengaduan warga. Begitu mendapat laporan, petugas posko langsung turun untuk mengevakuasi sekaligus membersihkan pohon tumbang yang melintang di jalan guna mencegah terganggunya kelancaran arus lalu lintas.(amri/mm)

Komentar

News Feed