Kapolrestabes Medan Jadi Imam Salat Subuh di Masjid Al Ihsan

MEDAN - Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto melaksanakan salat subuh berjamaah dan menjadi imam di Masjid Al Ihsan jalan Sosro Gang H Mansur No 9B Kelurahan Banten Medan Tembung,Senin (7/10/ 2019).

Kegiatan salat subuh ini dihadiri oleh Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto,Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo,Personel Polsek Percut Sei Tuan serta jamaah masjid yang melaksanakan salat subuh.

Kegiatan ini diawali temu ramah dengan pengurus BKM Al Ikhsan,salat subuh berjamaah dan foto bersama.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan salat subuh berjamaah ini adalah kegiatan rutin yang kami lakukan hanya semata mata karena ibadah dan ingin mendapatkan Ridho dari Allah SWT dan juga menjalin silaturahim serta berkomunikasi.

Kota Medan saat ini aman dan kondusif.Saya mengucapkan terima kasih kepada warga Kota Medan, keamanan dan ketertiban yang kita rasakan sekarang ini adalah berkat kerjasama kita,melalui doa,ikhtiar dan kerja keras sehingga Kota Medan ini aman dan kondusif.

Ke depan harus dipelihara supaya kita bisa terus berkarya,memajukan masyarakat kita. Anak - anak remaja adalah sebagai penerus generasi,calon menggantikan kita semua yang sudah tidak mampu lagi berkarya karena usia.Mereka inilah harus kuat dan cerdas.

Pada saat ini,ada beberapa fakta bahwa anak-anak sekarang ini berkumpul dan berkelompok.

Apabila berpas-pasan saling pandangan terjadi perkelahian.mereka banyak menghabiskan waktu dengan nongkrong dan menciptakan kebencian - kebencian serta melakukan perilaku penyimpangan secara sosial.

Kemarin ada beberapa remaja yang diamankan dalam berunjuk rasa.Ada pihak tertentu memanfaatkan mereka seperti peristiwa kemarin ada dua kelompok anak remaja dan mahasiswa anak remaja yang masih pelajar yaitu SMP dan SMA dengan agresifnya melempar petugas dan merusak fasilitas Umum.

Seharusnya dalam demokrasi anak-anak pelajar ini tidak boleh digunakan dan alat politik karena mereka tidak memiliki hak suara tetapi dalam kondisi sekarang ini pelajar dimajukan mereka datang unjuk rasa diajak dari temannya,seniornya dan dari media sosial dan adakala mereka ingin keluar dari kelompok tersebut mereka takut diintimidasi.

Siapa yang bertanggung jawab untuk mengatasi ini adalah kita bersama.

Kita harus peduli terhadap anak-anak kita,yang melapisi adalah guru-gurunya kita sebagai warga,mari ajak anak-anak kita untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif dan jangan dijauhin anak-anak tersebut lakukan pendekatan,kalau mereka melakukan penyimpangan dan harus kita rangkul karena mereka generasi penerus.ajak mereka melakukan
kegiatan-kegiatan positif seperti PMR,Pramuka dan Paskibraka dan lainnya.

Kita tidak berharap generasi penerus kita ini tidak memiliki kemampuan bersaing dengan negara lain kalau seperti itu negara kita biasa saja dan tidak berkembang.

Ingat kita hari ini berdiri adalah hasil dari orang tua kita terdahulu dan telah mempersiapkan kita maka kita juga harus mempersiapkan generasi penerus kita.

Mari kita masing-masing memegang amanah yang diberikan kepada kita dan akan dipertanggung jawabkan di kemudian hari,apa yang telah kita perbuat, kita jangan puas hanya menjadi orang baik itu hanya untuk diri kita sendiri tetapi kita harus menjadi penyeru kebaikan dengan mengajak orang untuk berbuat baik, sebaik-baiknya manusia adalah bermanfaat bagi orang lain.

Penulis: Ahmad Rizal
Editor: Redaksi

Baca Juga