Siap Kawal Kamtibmas Kota Medan

Kapolrestabes Medan Lepas Tim Gabungan Patroli TNI-Polri

PENGAMANAN : Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto melepas tim gabungan TNI-Polri patroli roda 2 untuk pengamanan pesta demokrasi Pemilu 17 April 2019, di gerbang Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Medan.(foto:ist)
PENGAMANAN : Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto melepas tim gabungan TNI-Polri patroli roda 2 untuk pengamanan pesta demokrasi Pemilu 17 April 2019, di gerbang Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Medan.(foto:ist)

MEDAN – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto memimpin apel gabungan TNI-Polri, sekaligus melepas tim patrol roda 2, di lapangan Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said Medan, Selasa (16/4/2019).

Apel gabungan dan pelepasan tim patrol roda 2 tampak dihadiri Waka Polrestabes Medan AKBP Rudi Rifani,SIK, Kabag Ops Polrestabes Medan AKBP SIK, Kasat Lantas Polrestabes Medan AKBP Juliani Prihartini,SIK,MH, Kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sonny Wilfried Siregar, Kasi Propam Polrestabes Medan Kompol Rokhmat,SH, Personel Yonkav 6 Serbu, Personel Yon Zipur I/DD,Personel Sat Brimobda Sumut,Personel Dit PolAirud Poldasu,Personel Sat Sabhara Polrestabes Medan dan Personel Sat lantas Polrestabes Medan

Dalam arahannya, Kombes Pol Dadang Hartanto membagi rayon dan ruter patrol, masing-masing Rayon 1 meliputi wilayah Kota, Area, Percut Seituan dan Patumbak dengan Route jalan Stadion - Gedung Arca - H.M Joni - AR Hakim - Letda Sujono - Mandala By Pass - Panglima Denai - Menteng - Raya - Amplas - S M Raja dan Kembali ke Jalan Stadion.

Rayon 2 meliputi Medan Timur, Medan Baru, Medan Barat dan Helvetia dengan Route Jalan Jawa - H.M Yamin - Merak Jingga - Perintis Kemerdekaan - Guru Patimpus - Adam Malik - Kol Yos Sudarso - Kapt Sumarsono - Jalan Matahari - T Amir Hamzah - Bambu II - Gaharu -Jalan Jawa

Sedangkan rayon 3 meliputi Medan Sunggal, Deli Tua, Pancur Batu dan Kutalimbaru dengan Route Jalan T.B Simatupang - Sunggal - Ringroad – Ngumban Surbakti - Jamin Ginting - Simpang Selayang- Setia Budi - Jalan T.B Simatupang.

Kapolrestabes mengatakan, patroli gabungan merupakan rangkaian kegiatan Pemilu 17 April 2019.”Pemilu ini merupakan pesta demokrasi hajatan dari seluruh rakyat Indonesia. Kita sangat terhormat dan bangga bahwa institusi TNI - POLRI diberikan tugas oleh negara untuk melaksanakan pengamanan Pemilu 2019,” tegasnya.

Pihaknya berharap, Pemilu tahun 2019 pemilihan pimpinan nasional yaitu presiden dan legislatif berjalan dengan lancar, sukses dan aman. “Tentu sesuai dengan tepat waktu,sukses dan tidak ada kendala,” harapnya.

Sambung Kapolrestabes, dalam menyelenggarakan pemilu yang lancar, sukses dan aman ini harus diupayakan karena tidak bisa terjadi begitu, ada potensi gangguan yang perlu kita ketahui yang sudah diprediksi seperti, hoak, gangguan di TPS dan tindak pidana pemilu.

"Ini menjadi perhatian kita untuk mengamankannya. Kita hadir di sini dengan berbagai tugas yang akan diatur dengan sistem pengamanan berlapis yaitu ada personel Polri yang sesuai dengan undang-undang untuk langsung mengamankan TPS dengan dibantu oleh linmas," kata Kapolrestabes.

Personel tergantung tingkat kerawanan yang ada.sehingga kekuatan yang dilibatkan untuk pengamanan pun bervariasi.Ada petugas kepolisian yang langsung melekat di TPS mulai dari mengantar logistik,penyimpanan logistik sampai di TPS kemudian dilapisi dengan lapis kedua yaitu patroli.

Patroli ini sudah disiapkan berdasarkan rayonisasi wilayah yang dibagi dua tim dalam setiap rayon dengan melakukan patroli seperti arah jarum jam jadi nanti kalau misalkan pasukan TNI Polri, Brimob patroli saling berputar seperti ini di rayanya masing-masing.

Disamping itu, juga disiapkan 3 rayon yang dibagi dan lapis kedua juga akan ditempatkan Pos pantau mempunyai posko 34 tempat, posko masing-masing akan diisi 5 personel TNI.

Untuk lapis ketiga yaitu satu kompi dari TNI dan satu kompi dari Brimob yang sifatnya adalah patroli skala besar yang sewaktu-waktu digerakkan untuk merespon potensi konflik yang akan muncul yang sifatnya memerlukan kekuatan yang lebih besar.

“Jika ada gangguan Kamtibmas yang muncul seperti tertangkap tangan melakukan tindakan pidana wajib kita untuk merespon secara cepat,” pungkasnya.(mm)

Penulis: Amri
Editor: Redaksi

Baca Juga