oleh

Orasi Demo Kritik Jokowi di Kampus USU Bibubarkan

Medanmerdeka.com – Kehadiran Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Universitas Sumatera Utara (USU) diwarnai aksi unjuk rasa mahasiswa. Namun, aksi ini tidak berlangsung lama, karena langsung dibubarkan petugas keamanan.

Unjuk rasa dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa USU di depan pintu I kampus USU, Jalan Dr Mansyur, Medan, Senin (8/10/2018). Mereka membawa sekurangnya dua spanduk yang isinya tuntutan dan kritik kepada pemerintah.

Aksi mahasiswa itu berlangsung saat Presiden Jokowi masih berada di Auditorium USU untuk orasi pada sidang terbuka Dies Natalis ke-66 perguruan tinggi negeri. Namun, aksi mahasiswa tidak berlangsung lama. Hanya hitungan menit berorasi dan membentangkan spanduk di depan pintu I USU, petugas berpakaian sipil langsung membubarkannya. Spanduk pun dirampas.

“Langsung dibubarkan kami. Nggak sampai 5 menit kami aksi. Empat teman kami sempat diamankan, tapi sudah dilepaskan,” jelas Hendra Boang Manalu, salah seorang pengunjuk rasa.

Hendra menjelaskan, Aliansi Mahasiswa USU sudah menyiapkan sekurangnya 10 tuntutan dalam demonstrasi itu. Di antaranya, mereka menolak pertemuan tahunan IMF-WB di Bali. Pendemo juga menentang intervensi asing yang dilakukan dengan berbagai skema, seperti IMF, World Bank, MEA, MP3EI.

Selain itu mahasiswa  juga menuntut pelaksanaan reforma agraria yang sejati; meminta pencabutan PP 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, dan bangun industri nasional, serta menolak segala macam bentuk liberalisasi, privatisasi, dan komersialisasi di dunia pendidikan.

“Tuntutan kami yang lain, cabut UU No 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, dan tolak student loan. Wujudkan demokratisasi kampus. Cabut Keppres No 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing. Rebut alat produksi buruh dan revolusi pendidikan,” sebut Hendra.(son/mm)

Komentar

News Feed