Pelaku Spesialis Curanmor Ditembak

Medanmerdeka.com – Tim Penanganan Gangguan Khusus (Pegasus) Satreskrim Polrestabes Medan menembak kaki seorang spesialis pencurian sepedamotor (Curanmor) berinisial DS (23).Penduduk Jalan karya Tani Kecamatan Medan Johor ini terpaksa ditembak karena melakukan perlawanan saat ketika dibawa pengembangan untuk mencari barang bukti.

Kapolrstabes Medan, Kombes Pol Dr H Dadang Hartanto SH SIK MSi melalui Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira SIK yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (5/6/2018) membenarkan ditembaknya seorang pelaku curanmor.

“Benar. Sebelum tersangka tertangkap, awalnya Tim Pegasus pada, hari Minggu 3 Juni 2018 melakukan patroli dan menyambangi objek-objek vital di wilayah hukum Polrestabes Medan guna mengantisipasi tindak kejahatan berupa curat, curas dan curanmor (3C),” ujar Putu.

Lanjut dijelaskan Putu, saat itu Tim Pegasus melakukan pemeriksaan terhadap sekelompok orang yang sedang berkumpul.

“Nah, saat itu tim Pegasus yang melakukan pemeriksaan terhadap sekelompok orang-orang yang sedang berkumpul menerima informasi tentang pelaku curanmor di kawasan Jalan Binjai Km 15,5 Sei Semayang,” jelas Putu.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Putu menambahkan, Tim langsung menuju lokasi dimaksud guna melakukan penyelidikan.

“Benar saja, setibanya di lokasi, tim Pegasus berhasil meringkus DS yang sedang menjalankan aksinya mencuri Honda Vario 125 Putih plat BK 2373 AHH milik Indra Saputra yang diparkirkannya di depan kounter pulsa Jalan Binjai Km 15,5 miliknya,” tambahnya.

Saat dilakukan penggeledahan, Putu menyebutkan, petugas mendapati kunci letter T dari saku celana tersangka beserta kunci sepeda motor dan sebutir peluru senjata api.

“Saat diinterogasi, tersangka juga mengaku jika sebelumnya telah enam kali sukses melakukan aksi pencurian sepedamotor di wilayah hukum Polrestabes Medan bersama seorang rekannya berinisial AG yang saat ini tengah diburu,” sebutnya.

Oleh sebab itu, mantan Kasubdit III/Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumut ini menerangkan, pihaknya melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti hasil kejahatan lainnya.

“Ketika dilakukan pengembangan dengan membawa tersangka DS untuk menunjukkan dimana keberadaan rekannya, AG serta barang bukti hasil kejahatan lainnya pelaku mencoba kabur dan melakukan perlawanan terhadap petugas, sehingga dilakukan tembakan peringatan ke udara,” terangnya.

Karena tidak mengindahkan tembakan peringatan kata Putu, Tim Pegasus akhirnya memberikan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki kiri tersangka hingga rubuh berkalang tanah. “Selanjutnya tersangka dibawa ke RS Bhayangkara Medan guna mendapat perawatan medis. Setelah itu tersangka diboyong ke Mapolrestabes Medan untuk diproses,” tandasnya. (am/mm)

Comment