Sekda Provsu Kunjungi Situs Bersejarah Kota Medan

MEDAN - Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (Sekdaprovsu) Sabrina mengunjungi situs Kota China dan Hutan Mangrove, di Kota Medan, Minggu (21/7/2019).

Sabrina mendatangi Maktab atau tempat belajar (sekolah) dalam istilah bahasa Arab yang berada di kawasan Kesawan, belakang Masjid Bengkok, yang merupakan bukti peninggalan sejarah dunia pendidikan.

Selanjutnya, Sabrina mengunjungi museum Situs Kota China, Medan Marelan. Di tempatnya terdapat peninggalan sejarah kuno dari berbagai negara pada masa lampau.

"Saya berharap, benda-benda bersejarah selain menggunakan bahasa Indonesia, juga ditulis dengan bahasa Inggris dan China. Dengan begitu, wisatwan yang datang bisa paham dan mengerti," ujarnya.

Di halaman belakang Museum Kota China,Sekda juga sempat menikmati pertunjukan Teater Rumah Mata yang menampilkan cerita tentang Tembikar, hasil karya pendahulu menggunakan bahan tanah.

Penampilan sederhana dari anak muda penduduk sekitar pun mendapat apresiasi. Apalagi di bagian lain halaman belakang itu, ada kegiatan pengolahan sampah plastik dan botol air mineral menjadi meja dan barang berguna lain.

Beranjak dari Museum Kota China, Sekda juga mendatangi Rumah Baca yang dikelola Rumah Mangrove Indonesia. Baginya, kepedulian aktivis penjaga hutan mangrove kepada anak usia sekolah begitu penting. Karena masih banyak anak nelayan yang ikut melaut dan tidak sekolah akibat tuntutan ekonomi.

“Kasihan juga kan kalau seusia mereka harus melaut, karena mereka itu harusnya sekolah. Bagus lah ada kegiatan Rumah Baca, biar anak-anak itu bisa mendapat pendidikan,” sebut Sekda.

Sementara Sejarawan Ichwan Azhari menuturkan bahwa di Kota Medan ada begitu banyak bukti sejarah peninggalan masa lalu. Namun banyak juga yang hilang karena alasan pembangunan dan sebagainya. Termasuk juga hutan mangrove di kawasan Medan Utara yang diperkirakan berusia tua.

“Banyak yang kita coba perjuangkan supaya bangunan bersejarah tidak diruntuhkan, tetapi memang sering kalah. Jadi tinggal barang-barang yang tersisa yang bisa kita kumpulkan sebagai bukti sejarah,” ujar Ichwan yang juga membawa Sekdaprov mengunjungi lokasi hutan manvrove di Danau Siombak.

Penulis: Ahmad Rizal
Editor: Redaksi

Baca Juga