Kasus Pembakaran Mapolsek Bendahara, 9 Warga & 6 Oknum Polisi Tersangka

Medanmerdeka.com – Kapolres Aceh Tamiang AKBP Zulhir Destrian memastikan kasus perusakan dan pembakaran Mapolsek Bendahara masih terus diproses hingga ke meja hijau.

Sejauh ini kata dia, sudah ada sembilan warga dan enam polisi yang dijadikan tersangka. “Sembilan warga dijadikan tersangka atas tuduhan perusakan dan pembakaran. Sementara enam polisi terlibat kekerasan,” tegas Zulhir, Rabu (7/11/2018).

Namun Zulhir mengaku tidak tahu sudah sejauh apa penanganan ke enam oknum polisi tersebut, karena kasusnya ditangani Polda Aceh. “Yang jelas salah satu yang dijadikan tersangka termasuk kapolseknya,” ungkapnya.

Sementara kesembilan warga yang dijadikan tersangka, yaitu JI (38), AN (38), SL (46), SL (46), ZI (32), IN (36), MD (26), IN (35), dan RI (30) sudah di tahan di Mapolres Aceh Tamiang.

Kasus ini bermula dari penangkapan Mahyar (25) atas tuduhan peredaran narkoba pada 23 Oktober 2018. Dalam proses pemeriksaan Mahyar meninggal dunia. Warga yang curiga kematian itu disebabkan penganiyaan oleh oknum polisi langsung bereaksi. Mereka merusak dan membakar Mapolsek Bendahara.(zt/mm)

Comment