oleh

13 TKI Illegal Sumut Dipulangkan dari Malaysia

Medanmerdeka.com – Sebanyak 13 orang Tenaga Kerja Indonesia (TKI ) non prosedural (illegal) Sumatera Utara dipulangkan dari Malaysia ke Indonesia melalui Konsul Indonesia. Mereka tiba di Bandara Kualanamu Internasional Airport (KNIA) dengan menumpang pesawat Batik Air nomor penerbangan ID 6019 dari Malaysia pada Rabu (4/7/2018) malam.

Ke 13 TKI illegal ini mengalami berbagai masalah di Malaysia, seperti Sri Lestari warga Simalungun mengalami depresi gangguan kejiwaan, Rajes warga Medan merasa terancam, Siti Nurcahaya warga Binjai tidak kerasan bekerja.

Bulan warga Tanjung Balai tidak kerasan bekerja, Putri Sahara warga Tanjung Tiram, Asahan korban penipuan, Lina Khairani warga Titi Kuning, Medan korban penipuan setelah lama bekerja tak pernah menerima gaji, Sari Melati warga Tanjung Tiram, Asahan korban tracfiking diselamatkan petugas kedutaan Indonesia di Malaysia, Friska Manalu warga Tobasa bersama kelima anaknya yang ditinggal suaminya berkebangsaan Banglades.

Banyaknya warga Indonesia yang bekerja  secara illegal menjadi pekerjaan rutin petugas BNP3TKI Kantor Cabang Bandara Kualanamu untuk memfasilitasi warga yang menjadi TKI non prosedural diluar negeri saat dipulangkan.

Kepala BP3TKI Medan Syahrum melalui petugas pos kualanamu Suyoto didampingi Ali Imran Sinaga, saat dikonfirmasi membenarkan pemulangan para TKI non prosedural tersebut.

“Mereka dipulangkan dengan pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6019 dari Malaysia dan kami memfasilitasi pemulangan mereka ke tempat asal masing-masing bila tidak dijemput keluarganya,” ujarnya singkat.(ardy/mm)

Komentar

News Feed