4 Jaringan Narkoba Dibekuk, 1 Tewas Ditembak

Medanmerdeka.com – Tim Gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI berhasil membekuk empat tersangka pengedar narkoba jaringan internasional di Sumatera Utara.

Dalam penyergapan di dua lokasi terpisah, polisi terpaksa menembak mati seorang otak pelaku Amrizal (26), warga Aceh dalam penyergapan di wilayah Tamiang. Sedangkan tiga pelaku lainnya di gelandang ke Mapoldasu, yakni Amiruddin (23) warga Medan, DS alias Marpaung (34) warga Medan dan Zulkifli (35) warga Aceh.

Direktur Psikotropika BNN RI, Brigjen Pol Anjan Pramuka mengatakan, pengungkapan jaringan narkoba  internasional ini merupakan kerjasama  tim gabungan BNN RI, Poldasu, Polrestabes Medan, Polres Langkat dan Kepolisian Diraja Malaysia.

Sebelumnya BNN mendapat informasi adanya pengiriman narkoba jenis sabu-sabu dan ekstasi dari Malaysia dengan tersangka yang menginap di salah satu hotel kawasan Jalan Gatot Subroto Medan dan Kompleks Perumahan di Jalan Sakti Luhur, Kecamatan Medan Helvetia.

“Dalam penggeledahan di dua lokasi terpisah, polisi mengamankan empat pelaku yakni Amiruddin, Marpaung, Zulkifli dan Amri,” Kata Anjan didampingi Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Marsauli Siregar, Selasa (27/2/2018) di RS Bhayangkara Medan.

Dalam pengembangan ke Kabupaten Langkat, sambung Anjan, seorang pelaku Amiruddin berupaya melakukan perlawanan untuk melarikan diri sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur.

“Saat dilakukan pengembangan ke daerah Tamiang, perbatasan Aceh – Sumut. Seorang pelaku diduga pengendali terpaksa ditembak dan mengenai bagian dadanya. Sempat diberikan pertolongan dan dibawa ke RS terdekat, namun dalam perjalanan pelaku meninggal dunia. Sedangkan tiga pelaku lainnya masih dimintai keterangan dan dilakukan pengembangan,” terangnya. Dalam operasi gabungan ini, polisi menyita 15,53 kg sabu dan 14 bungkus ekstasi sebanyak kurang lebih 79.905 butir.(amri/mm)

 

Comment