7 Perusahaan Ikut Lelang Penyedia Jasa Pengamanan di PT. PIL

Ketum DPP LSM CIFOR melalui sekjennya Ismail Alex.(Foto:MEDANmerdeka/Ist)

BELAWAN – Sedikitnya terdapat tujuh perusahaan yang bergerak dibidang jasa pengamanan mengikuti lelang pengamanan di PT. Prima Indonesia Logistik (PIL), anak perusahaan BUMN PT Pelindo I (Persero)

Informasi yang diterima awak media, periodesasi pekerjaan jasa pengamanan di PT. Prima Indonesia Logistik berakhir pada tahun 2019 .

Prima Indonesia Logistik mengharapkan ada perubahan ke depan agar sesuai prosedur sabagai jasa pengamanan, perusahaan yang menangani jasa satuan pengamanan di lingkungan kerja di PT. Prima Indonesia Logistik lebih berpengalaman, memiliki sumber daya manusia andal dan profesional, memiliki fasilitas yang lengkap agar dapat mendukung pelayanan dan operasional bongkar muat di depo milik anak perusahaan BUMN PT. Pelindo I ini.

Sedangkan perusahaan yang mendaftar dalam  pelelangan jasa pengamanan di PT. Prima Indonesia  Logistik, diantaranya adalah PT.Garda Bhakti Nusantara, PT.Graha Mandiri Barata, PT.Jala Samudra Gemilang, PT.Nabila Cahaya Abadi, PT.Sukses Anugrah Sejahtera, PT.Bumame Utama Indonesia, PT.Garda Punggawa Putra.

Salah seorang pengguna jasa yang di PT. Prima Indonesia Logistik, mengharapkan agar penyelenggara jasa pengamanan di wilayah PT. Prima Indonesia Logistik milik anak perusahaan BUMN PT. Pelindo I harus lebih baik dan profesional dari sebelumnya agar kenyamanan, keamanan dan proses operasional berjalan dengan baik.

"Kita dukung pengamanan yang baik dan memiliki fasilitas perlengkapan dan profesional sehingga pelayanan juga berjalan dengan lancar, tertib, dan aman," ungkap Indra salah seorang penguna jasa, Minggu (8/9/2019).

Terpisah, menyikapi pelaksanaan proses pelelangan jasa pengamanan di PT. Prima Indonesia Logistik, Ketum DPP LSM CIFOR melalui sekjennya Ismail Alex, Mi P sangat mendukung.

"Penggiat anti korupsi LSM CIFOR mendukung komisaris, direksi, dan staf PT. Prima Indonesia Logistik  agar dikemudian hari menjadi proses operasionalnya lebih baik dan lancar. Satuan pengamanan diwilayah ini sangat penting untuk menarik investor dan senantiasa menjaga kepercayaan para pengguna jasa," katanya.

Lanjut Ismail Alex perusahaan jasa pengamanan wajib memiliki tanggung jawab dan sesuai standar operasional seperti sumber daya manusia para pekerja, memberikan pendapatan gaji tepat waktu, perlengkapan jasa pengamanan bagi para pekerja, fasilitas operasional dan hak-hak pekerja lainnya sesuai peraturan perudangan ketenagakerjaan.

"Pada intinya satuan pengamanan adalah ujung tombak kelancaran dan kenyaman operasional diwilayah kerjanya," imbuhnya.

Dikatakan Ismail Alex, selaku sosial control masyarakat yang independent, sekedar mengingatkan bahwa Tim Investgasi dan Monitoring LSM CIFOR telah melakukan pemantauan kinerja dijajaran PT. Pelindo I.

Dia juga mendesak Komisaris dan Direksi PT. Prima Indonesia Logistik mengawasi dan memberi instruksi panitia lelang pengadaan jasa pengamanan agar menjalankan prosedur seleksi perusahaan.

Sebagai contoh, sambungnya perusahaan berpengalaman dan memiliki sertifikat ISO 9001 dan OHSAS 18001, pengurus memiliki sertifikat ISPS Code atau/ sertifikat lain, mampu memberikan fasilitas kerja yang lengkap, sumber daya manusia andal dengan begitu pasti mendapatkan perusahaan yang profesional dalam bidang pengamanan dikawasan area pelabuhan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Penggiat anti korupsi LSM CIFOR, kembali mendesak Direksi PT. Pelindo I segera memberikan perhatian khusus terhadap manajemen PT. Prima Indonesia Logistik diantara pembenahan depo, SOP, sumber daya manusia andal dan peralatan alat berat bongkar muat peti kemas yaitu reach stacker, head truck + chassis karena hal tersebut dapat menjadi lebih baik selain itu kedepan nanti manajemen PT. Prima Indonesia Logistik bisa memikirkan memperoleh implementasi penerapan  International Maritime Organization (IMO).

Penulis: Awal Yatim
Editor: Redaksi

Baca Juga