8 Ribu Data KTP Ganda di Temukan di Nias Barat

Kepala Disdukcapil Nias Barat, Sabahati Gulo,S.Sos (foto:mm)
Kepala Disdukcapil Nias Barat, Sabahati Gulo,S.Sos (foto:mm)

NIAS BARAT  – Dinas Kependudukan dan Pencatan Sipil, Kabupaten Nias Barat, Sumatera Utara, menemukan lebih kurang 8 ribu jiwa data ganda dalam Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kepala Disdukcapil Nias Barat, Sabahati Gulo,S.Sos mengatkan, yang dimaksud data ganda, yaitu nomor induk kependudukan (NIK) yang sama. “Sesuai data yang kita terima dari Kemendagri, lebih kurang 8 ribu jiwa yang ditemukan ganda di Nias Barat,” kata Sabahati.

Penyebab terjadinya ganda ini, sambung Sabahati, faktor utama adalah kelalaian petugas yang tidak melakukan verifikasi dan ketidak jujuran masyarakat ketika dilakukan pendataan. “Dalam persoalan ini, peranan masyarakat itu sangat besar untuk jujur, sehingga tidak terjadi ganda,” katanya.

Salah satu contoh bisa terjadi ganda, sambung Sabahati, disaat melakukan perekaman warga lebih dulu ditanya apakah sudah pernah melakukan perekaman atau tidak, termasuk mengecek sidik jari disaat melakukan perekaman.

Untuk menangani hal ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Nias Barat akan melakukan verifikasi dan memvalidasi data tersebut satu persatu. Sabahati juga menghimbau kepada masyarakat yang pindah tempat tinggal agar segera melaporkannya ke instansi terkait sehingga data kependudukan benar-benar sempurna.

Terkait akan diselenggarakannya Pilkades pada 15 November 2017 mendatang, persoalan ini tidak mengganggu data pemilih sementara (DPS). “Sudah sesuai hasil konsolidasi dengan pusat, jadi tidak ada data yang ganda,” tegasnya.(aza/mm)