Anggiat Tewas Ditikam di Malam Tahun Baru

SIMALUNGUN - Sakit hati merasa tak dihargai, KHB (27) tega menghabisi teman sekampungnya, Anggiat Pangihutan Hutapea (17). Pelajar SMA, warga Kecamatan Hatonduan, Kabupaten Simalungun, ini tewas dengan luka tusukan di tubuhnya, Selasa (1/1/2019).

Sedangkan tersangka KHB, berhasil diciduk Satreskrim Polsek Tanah Jawa, Rabu dini hari (2/1/2019) di rumahnya, berikut mengamankan barang bukti 1 pisau, celana berlumur darah dan sepeda motor.

Kanit Reskrim Polsek Tanah Jawa, Iptu J Sitinjak mengatakan, sebelum terjadi pembunuhan korban Anggiat dan KHB bertemu di parkiran malam perayaan tahun baru di Huta Buntu Sialtong Nagori Saribu Asih, Kecamatan Hatonduan, Simalungun.

"Jadi sebelumnya pada hari Selasa (1/1/2019) sekitar pukul 00.00 WIB, pelaku yang saat itu ingin menyaksikan acara muda-mudi, terlibat cekcok mulut dengan korban diseputaran parkirkan sepeda motornya di Huta Buntu Sialtong Nagori Saribu Asih Kecamatan Hatonduhan," kata J Sitinjak, Sabtu (4/1/2019).

J Sitinjak menjelaskan bahwa pelaku merasa sakit hati dan merasa tidak dihargai sehingga pelaku berniat membunuh korban dan pelaku pulang kerumahnya yang berjarak kurang lebih dua kilometer, untuk mengambil pisau, dan kemudian kembali ke tempat semula untuk mencari korban.

Setelah pelaku melihat korban, pelaku langsung mengambil pisau yang sebelumnya diselipkan dipinggang pelaku dan langsung menikam korban pada bagian tubuh korban sambil mengatakan dari pada aku yang kau matikan, lebih baik kau yang ku matikan. "Usai menikam korban, pelaku langsung meninggalkan korban dan pulang menuju ke kampungnya," ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Tanah Jawa lalu melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan pelaku di Nagori Buntu Bayu Kecamatan Hatonduhan.

"Terhadap tersangka akan dikenakan Pasal 340 KUHPidana Subsider Pasal 338 dari KUHpidana juncto Pasal 80 ayat 3 UU Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara," ujar J Sitinjak.(davis)

Penulis: Davis
Editor: Redaksi

Baca Juga