Anggota Yonif 122 TS Test Urine Mendadak

SIMALUNGUN -  Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 122 Tombak Sakti,Letkol (Inf) Ahmad Aziz mendadak melakukan test urine terhadap personel,untuk mencegah penyalahgunaan narkoba.

Dikatakan Aziz, urine yang dilakukan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Pematangsiantar,dilakukan sengaja mendadak,setelah acara sosialisasi Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkoba (P4GN),untuk memastikan ada tidaknya personel yang terlibat narkoba.

Aziz menambahkan pihaknya selalu menekankan kepada seluruh personel nail tamtama,bintara dan perwira,untuk tidak terlibat penyalahgunaan narkoba.

"Saya sudah tegaskan kepada anggota jika terlibat narkoba,tidak ada toleransi,akan diberikan sanksi tegas," kata Aziz, Rabu (20/2/2019).

Namun dia bersyukur dalam test yang dilakukan secara acak kepada personel Yonif 122 Tombak Sakti tidak ada yang positif narkoba.

Kepala BNN Pematangsiantar,AKBP Saudara Sinuaji dalam ceramahnya antara lain menyampaikan bahwa bangsa Indonesia kini dalam kondisi darurat Narkoba

Hal ini dapat dilihat dari banyaknya penyalahgunaan narkoba di tengah masyarakat. "Penyalahgunaan narkoba sudah sangat mengkhawatirkan ,bahkan di Indonesia sudan darurat narkoba,sehingga menjadi tanggung jawab kita bersama memberantasnya," ujar Sinuhaji.

Sinuhaji pada acara itu juga  menjelaskan narkoba adalah zat kimia yang dapat mengubah keadaan psikologi seperti perasaan, pikiran, suasana hati serta perilaku jika masuk ke dalam tubuh manusia baik dengan cara dimakan, diminum, dihirup, suntik, intravena, dan lain sebagainya.(mm)