Bawa Sabu, Ibu Tiga Anak Asal Bireun Meringkuk di Terali Besi

Medanmerdeka.com – FTH (37) seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) diringkus Satnarkoba Polrestabes Medan. Dari tangan perempuan asal Desa Abuek Tingkeum, Kecamatan Juempa, Kabupaten Bireun, Provinsi Aceh, tersebut disita 1 Kg narkotika jenis sabu-sabu yang hendak diselundupkan di Kota Medan, Sumatera Utara.

Informasi yang dihimpun, FTH ditangkap Rabu pekan lalu (8/11/2017) pukul 07.30 WIB di Jalan Gagak Hitam, Kelurahan Sei Sikambing B, Kecamatan Medan Sunggal. “Pagi itu tersangka FTH baru saja turun dari bus lintas, kemudian menunggu jemputan rekannya yang kini masih dalam kejaran polisi,” terang Kasat Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Ganda Saragih didampingi Kanit III, AKP Nur Istiono, Senin (13/11/2017) di Mapolrestabes,Jalan Adi Negoro Medan.

Karena sudah berjam-jam tak kunjung dijemput, tim Satnarkoba Polrestabes Medan kemudian mengintrogasinya. Karena curiga, FTH dibawa untuk dimintai keterangan berikut memeriksa isi tas koper. “Setelah kita periksa, ternyata di dalam koper tersebut berisi 1 kg sabu-sabu merek CP. Barang tersebut akan dijeput seorang bandar di Medan,” pungas Kasat Narkoba.

Keterangan FTH kepada penyidik, sabu-sabu itu milik ZK warga Aceh, yang akan dikirim kepada bandar di Medan. “Saya hanya dibayar upah, jika ini berhasil saya akan diberi bayaran Rp10 juta rupiah,” kata FTH kepada wartawan. FTH mengaku baru kali ini sebagai kurir, dan semua itu terpaksa dilakukannya demi kebutuhan ekonomi keluarga.

Atas perbuatannya, FTH yang sudah dikarunia tiga orang anak tersebut dijerat pasal 114 ayat (2) Subs pasal 112 ayat (2) Subs. RI No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup,atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun penjara.(aks/mm)