Bayi 4 Bulan yang Digebuk Ibunya Sudah Pulih, Akan Dipulangkan ke Orang Tuanya?

Dirut RSU Sipirok, drg. Firdaus Batubara bersama RS yang sudah pulih selama dirawat di rumah sakit. (Foto:MEDANmerdeka/Ginting)

TAPSEL – Bayi berinsial RS yang berusia 4 bulan yang dirawat di RSUD Sipirok, Tapanuli Selatan (Tapsel), sudah membaik. Sebelumnya, bayi malang warga Kecamatan Sayur Matinggi, dirawat akibat luka benyok di kepala diduga dianiya ibunya, FR (27).

Dirut RSU Sipirok, drg. Firdaus Batubara membenarkan RS sudah membaik. Saat ini RS masih dalam pengawasan dan pengasuhan oleh Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) dan Dinas Sosial Tapsel.

“Sudah membaik dan tadi siang sudah dijemput dinas terkait. Informasinya akan dikembalikan kepada orang tuanya,” kata Firdaus, Rabu kemarin.

Hal itu diakui Sekretaris Dinas Sosial, Zulkarnain Sirgar yang mengatakan pihaknya masih melakukan koordinasi dengan Kepala Desa (Kades) Hutapardomuan untuk mengembalikan bayi RS ke pangkuan orang tuanya.

Ketika ditanyakan apakah tidak membahayakan nyawa anak ini jika dikembalikan ke ibunya, Zulkarnain belum bisa menjawabnya. “Kita belum berniat untuk menyerahkan anak ini ke panti asuhan, sebab orang tuanya masih menginginkan anaknya. Oleh karena itu kita berkoordinasi dengan kepala desa,” jawab Zulkarnain.

Di tempat terpisah, Lembaga Perlindungan Anak Yayasan Burangir, Zuli Herniatman Zega berpendapat sebaiknya bayi RS diasuh oleh Negara dengan menitipkannya ke panti asuhan atau keluarga dari ibu atau bapaknya.

“Sebaik dipertimbangkan kembali, jangan sampai anak ini terlantar dan berbahaya keselamatannya. Semua aspek harus dipertimbangan demi keselamatan bayi ini,” ujar Zega.

Komentar

Loading...