Beraksi di Angkot, Perempuan Paruh Baya Pelaku Penipuan Ditangkap Korbannya

Tersangka pelaku Nurhayati boru Samosir (53) warga Jalan Bantara, Kelurahan Berngam, Binjai Kota, ditahan di Mapolsek Sunggal. (Foto:MEDANmerdeka/Ist)

MEDAN – Pelaku penipuan yang berpura-pura menemukan segepok yang beraksi di dalam angkot berhasil digagalkan korbannya yang tak lain dua pelajar.

Atas perbuatannya pelaku Nurhayati boru Samosir (53) warga Jalan Bantara, Kelurahan Berngam, Binjai Kota Berhasil ditangkap warga di Jalan Jendral Gatot Subroro Medan, Minggu (22/2/2020).

Kapolsek Medan Sunggal Kompol H Yasir Ahmadi, mengatakan kedua korban Safira Putri (15) dan Rieke Salsabila Putri Batubara (15), warga Jalan Mistar, Kelurahan Sei Putih Barat, Medan Petisah.

Dari pengakuan kedua korban, kejadian itu terjadi ketika kedua korban naik angkot dari depan Carefour menuju rumahnya. “Ketika korban naik angkot, kemudian pelaku ikut menyusul,” jelas Kapolsek, Selasa (25/2/2020).

Baru beberapa meter angkot berjalan, pelaku yang berpura-pura menemukan dompet di lantai angkot. Kemudian pelaku berpura-pura terkejut sembari menatap wajah korban.

Saat itu pelaku mengaku menemukan uang jumlahnya Rp45 juta, lalu mengajak korban untuk membaginya. Dengan cara mendesak, pelaku lalu meminta korban untuk menukar uang yang didapat dengan handphone kedua korban.

Tanpa disadari, kedua korban menyerahkan tas berisi handphone. Selanjutnya pelaku bergegas turun dari Angkot tepatnya di kawasan Tomang Elok, Sei Sikambing.

Begitu korban turun, pelaku sadar telah tertipu. Korban bersama rekannya lalu berteriak meminta tolong warga mengejar pelaku yang saat itu sudah naik angkot di persimpangan Jalan Gagak Hitam/Simpang Asrama.

Korban lalu menarik tas miliknya yang di pegang pelaku dari dalam angkot. Warga yang melihat semakin curiga, apalagi perempuan paruh tersebut memegang tas sekolah.

Oleh warga, pelaku akhirnya diamankan, dan tak lama petugas Polsek Sunggal tiba di lokasi berikut menyita tas berisi 2 unit handphone. Dari hasil pemeriksaan pelaku dijeat pasal 378 subs. 372 Kuhp. Ancaman hukuman 4 tahun.

Komentar

Loading...