Bupati Deliserdang Serahkan Bantuan Korban Gempa Tsunami Palu-Donggala

Medanmerdeka.com – Sebagai wujud kepedulian dan solidaritas terhadap Korban Gempa dan Tsunami di Palu dan Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan pada Apel gabungan ASN (Aparatur Sipil Negara), menyerahkan Donasi bersama Deliserdang untuk Palu dan Donggala berupa dana bantuan untuk korban Gempa dan Tsunami yang terjadi di Kota Palu dan Kabupaten Donggala Provinsi Sulawesi Tengah, di Halaman Kantor Bupati, Lubuk Pakam, Senin (22/10/2018).

Penyerahan bantuan dana yang berasal dari ASN, Korpri, Siswa-siswi, Pramuka, PGRI Deliserdang, sebesar Rp654.702.500, tersebut diserahkan Bupati Ashari Tambunan didampinggi Sekdakab Darwin Zein kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Utara Riadil Akhir Lubis untuk disalurkan ke Provinsi Sulawesi Tengah, yang disaksikan oleh para Staf Ahli, Asisten, pimpinan OPD, dan para ASN yang mengikuti Apel Gabungan.

Bupati Deliserdang, Ashari Tambunan mengatakan bahwa sesama anak Bangsa tentunya sangat prihatin dan sedih melihat saudara yang berada di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah.

“Kita sangat prihatin melihat bencana alam yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, seperti yang dialami oleh saudara-saudara kita yang berada di Kota Palu dan Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah, sebagai sesama anak bangsa tentunya hati kita sedih melihat saudara-saudara kita yang ada disana, karenanya kita terpanggil untuk mengulurkan tangan membantu dan meringankan beban penderitaan yang sedang dialami oleh saudara-saudara kita yang berda di Palu dan Donggala,” kata Ashari Tambunan.

Kepala Daerah juga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semuanya yang ikut prihatin dan memberikan bantuan kepada saudara-saudara yang terkena bencana di Sulawesi Tengah.

“Saya berdoa semoga amal baik saudara saudari menjadi amal ibadah yang diterima disisi-Nya dan semoga mendapat balasan pahala yang berlipat ganda dari yang maha kuasa dan semoga saudara-saudara kita yang berada di Palu dan Donggala dapat dipulihkan,” ucap Ashari. (ardy/mm)

Comment