Cari Balita Hanyut, BPBD Simalungun Pasang Jaring di Bendungan

Tim gabungan Basarnas Simalungun melakukan koordinasi pencarian balita yang hanyut terseret arus sungai, Jumat malam (14/2/2020). (Foto: MEDANmerdeka/Ist)

SIMALUNGUN – Seorang balita Andre Situmorang yang masih berusia 5 tahun hilang terbawa arus saat mandi di Desa Palianaopat,Kecamatan Dolok Panribuan,Kabupaten Simalungun, Jumat (14/2/2020) pukul 17.00 WIB.

Informasi yang diperoleh korban Andre semula mandi di pinggir sungai, tiba-tiba hujan turun  yang membuat arus sungai deras dan menyeret korban.

Hingga menjelang malam pukul 18.30 WIB warga masih berupaya melakukan pencarian terhadap Andre yang belum diketahui nasibnya.

Hingga pukul 20.45 WIB, BPBD Simalungun dan Basarnas masih melakukan pencaharian dan memasang jaring di muara bendungan Sibaragas,untuk menemukan bocah Andre Situmorang yang hanyut.

Kepala BPBD Pemkab Simalungun,Edwin T Simanjuntak didampingi Sekretaris Manaor Silalahi, Jumat malam mengatakan,lokasi penyisiran dimulai dari saluran air tempat korban hanyut hingga ke muara bendungan Sibaragas,Desa Palianaopat,kecamatan Dolok Panribuan.

" Penyisiran dilakukan mulai dari lokasi korban hanyut,dan dipasang jaring di muara bendungan Sibaragas,diharapkan korban bisa segera ditemukan," ujar Edwin.