Coba Kabur, 2 Penjahat Didor Satreskrim Batubara

Medanmerdeka.com – Dua terduga penjahat spesialis pencuri sepeda motor bertekuk lutut didor tim Satreskrim Polres Batubara, Minggu dini hari (3/62018).

Sebelum menjalani pemeriksaan, kedua tersangka Indra (30), warga Kecamatan Sei Suka dan Syamsul Bahri (27) warga Kecamatan Limapuluh, Kabupaten Batubara, dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan akibat luka tembak di masing-masing betis kakinya.

Sementara itu, dari tangan keduanya polisi menyita barang bukti sepeda motor matic BK4963 OAA, handphone dan buku tabungan milik korban, Rina br Sembiring.

Kasat Reskrim Polres Batubara AKP Zulfikar SH didampingi Kanit Resum Iptu S Tambunan SH memaparkan, penangkapan kedua terduga tersangka berawal dari laporan hilangnya sepeda motor milik Riana br Sembiring pada Sabtu 19 Mei 2018, pukul 06.15 WIB, di teras rumahnya.

Pagi itu, Rina memarkirkan sepeda motornya untuk bersiap-siap mengantarkan anaknya berangkat ke sekolah. Sebelum bergerak, korban meyiapkan sarapan, lalu mandi. Ketika hendak berangkat, sepeda motor milik sudah hilang. Atas kejadian itu, Riana membuat laporan resmi ke Mapolres Batubara.

Atas laporan Rina, sambug AKP Zulfikar polisi menelusuri jejak pelaku berdasarkan handphone yang tertinggal di dalam jok sepeda motor. “Ketika kendaraan hilang, handphone dan buku tabungan korban tersimpan di dalam jok sepeda motor. Dari sinilah jejak pelaku berhasil kita telusuri,” jelas Kasat.

Setelah bukti-bukti akurat, keberadaan kedua pelaku terdeteksi petugas ketika berada di depan Supermarket, Kecamatan Medang Deras. Tanpa adanya perlawanan, tersangka Indra dan Syamsul Bahri berhasil diamankan.

Namun dalam pengembangan mengambil barang bukti sepeda motor, kedua tersangka mencoba melakukan perlawanan dengan mencoba melarikan diri. Karena tidak mengindahkan peringatan petugas, akhirnya terhadap kedua tersangka dilakukan tindakan tegas dan terukur.(dra/mm)

Comment