Diduga Dagang Narkoba, Remaja 16 Tahun Diangkut Polisi dari Rumahnya

KKD (16) warga Kecamatan Bandar, Simalungun, mendekam di terali besi Satres Narkotika Polres Simalungun, dalam kasus narkoba. (Foto: MEDANmerdeka/Hms Polres)

SIMALUNGUN – Seorang remaja putus sekolah, RK alias KKD (16) warga Desa Meranti Bandar, Kecamatan Bandar, Simalungun, mendekam di terali besi Satres Narkotika Polres Simalungun.

KKD ditahan atas dugaan memperdagangan narkoba pil ekstasi dengan barang bukti 34 butir, sabu-sabu dan daun ganja di rumahnya.

Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu melalui Kasat Reserse Narkotika AKP Eduard Tobing, mengatakan tersangka KKD ditangkap berdasarkan informasi masyarakat.

“Tersangka KKD kita amankan dari rumahnya bersama barang bukti kejahatan tanpa adanya perlawanan,” ujar AKP Eduard Tobing, Kamis (13/2/2020).

Selain pil estasi, polisi juga menemukan pelastik berisi sabu-sabu dan gulungan kertas berisi  6,40 gram daun ganja kering.

“Penyidik sampai saat ini masih mendalami peranan tersangka KKD, termasuk asal usul barang yang ditemukan. Tak tertutup kemungkinan ada pelaku lain dalam kasus ini,” pungkas Kasat.