Diduga Pungli, 4 Oknum Guru MAN Deliserdang Diamankan Polisi

Medanmerdeka.com – Diduga melakukan pungutan liar (pungli) kepada calon siswa baru, empat oknum guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang diamankan petugas Satuan Reskrim Polres Deliserdang.

Informasi inipun sudah menyebar luas dan menghebohkan masyarakat. Meskipun begitu, Kepala MAN Lubuk Pakam Burhanuddin Harahap kepada wartawan di Mapolres Deliserdang membantah adanya Operasi Tangkap Tangan (OTT) tersebut. “Tidak ada OTT, kedatangan kita kemari hanya untuk dimintai keterangan saja,” kata Burhanuddin Harahap, Sabtu kemarin (9/6/2018).

Namun saat ditanya lebih lanjut tentang keterangan apa saja yang akan disampaikan kepada penyidik Satuan Reskrim Polres Deliserdang, Burhanuddin tak bersedia menjawab. “Hanya saja nanti ke Komite Sekolah. Aku tak mau berkomentar banyak dulu,” tegas  Burhanuddin.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Deliserdang AKP Ruzi Gusman melalui Kanit III Unit Tipikor Ipda Arif ketika dikonfirmasi wartawan terkait pemeriksaan Kepala dan guru  MAN Lubuk Pakam membantah adanya OTT tersebut bahkan dirinya sempat berang saat wartawan menyampaikan informasi OTT tersebut.

Arif juga sempat menjelaskan jika keberadaan Kepala MAN Lubuk Pakam di Satuan Reskrim Polres Deliserdang bukan terkait OTT. “Jadi kalau Polisi memeriksa ataupun memanggil orang langsung dituding OTT, jangan buat polemiklah,” pungkasnya.

Sementara informasi lain diperoleh menyebutkan jika sejumlah personil Satuan Reskrim Polres Deliserdang datang menyaru sebagai orang tua siswa ke sekolah MAN Lubuk Pakam untuk penyelidikan tentang dugaan pungutan sejumlah uang terhadap siswa. Tujuh orang yang disebut-sebut sebagai guru maupun pegawai dibawa ke Mapolres Deliserdang untuk dimintai keterangannya.(ardy/mm)

Comment