Disdik Gunung Sitoli Bantah Ada Oknum Guru tak Mengajar

GUNUNG SITOLI –  Komisi II DPRD Gunung Sitoli, Sumatera Utara (Sumut) menggelar rapat kerja dengan Dinas Pendidikan, Inspektorat dan Badan Kepegawaian dan Permberdayaan SDM, Pemko Gunung Sitoli. Di hadapan anggota  dewan, Dinas Pendidikan menegaskan jika oknum guru berinsial AT masuk kerja dan melakukan kegiatan mengajar.

Rapat kerja ini membahas adanya laporan terkait oknum guru SDN 075018 Afilaza berinsial AT, yang dikabarkan tidak masuk mengajar dalam setahun terakhir. Pertemuan yang diselenggarakan tertutup dipimpin langsung Ketua Komisi II DPRD Gunung Sitoli, Frince SS Gea, Rabu (27/9/2017) dimulai pukul 10.00 hingga pukul 12.00 WIB.

Frince SS,Gea
  Frince SS,Gea

Dalam pertemuan itu, sebut Ketua Komisi II Bidang Pendidikan, Frince bahwa pihak Dinas Pendidikan mengatakan bahwa guru yang bersangkutan selama ini mengajar. “Pihak Dinas Pendidikan mengklaifikasi kepada kami bahwa yang bersangkutan masuk kerja dan mengajar dan itu bisa mereka buktikan sesuai laporan pihak sekolah,” kata Frince.

Hanya saja, dalam pertemuan itu Dinas Pendidikan tidak membawa bukti absensi, masih sebatas pernyataan lisan. “Makanya Dinas Pendidikan besok (Kamis-red) kita minta untuk menyerahkan bukti absensi guru yang bersangkutan,” terangnya.

Frince juga menegaskan, jika hal ini tidak hanya sampai disini, nanti bila terdapat hal-hal lain yang menunjukkan oknum guru tersebut tidak melaksanakan tugasnya, maka kita akan gelar rapat dengar pendapat (RDP) dengan menghadirkan guru bersangkutan.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum guru SDN 075018 Afilaza, Gunung Sitoli berinisial AT diduga sudah setahun lebih tidak masuk melakukan kegiatan mengajar dan menggunakan tenaga guru pengganti berinisial PH.  Namun Kasek Tasmidar Mendropa yang dikonfirmasi enggan memberikan jawaban. Sementara Kadis Pendidikan, Yardius Gea mengatakan masih menunggu laporan lengkap dari UPDT maupun Kasek. (aza)