Ditinggal Pemilik, Rumah Produksi Tahu Terbakar

Medanmerdeka.com - Ditinggal pemilik saat hari Natal, satu unit rumah produksi tahu tempe di Desa Batu Layan, Kecamatan Angkola Julu, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara (Sumut) hangus terbakar, Selasa (25/12/2018). 

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun karugian mencapai puluhan juta rupiah. Karena seluruh mesin produksi tahu tempat dan isi rumah lainnya hangus terbakar.

Informasi yang diperoleh dari warga setempat, ketika peristiwa itu terjadi, pemilik rumah Agus Salim Siregar (34), tidak berada di dalam rumah. Beliau pergi ke pasar untuk menjual hasil produksi tahu tempe. Beruntung, saat kejadian istri dan anaknya juga tidak berada di rumah.

Puluhan warga di desa itu langsung membantu untuk memadamkan api di rumah yang terbuat dari papan itu. Dengan menggunakan peralatan seadanya seperti, timba, gayung dan ember, warga memadamkan api yang membakar rumah itu.

Sayangnya, ketika mobil pemadam kebakaran datang, rumah dan isinya hanya tinggal arang. Api semakin cepat menyala karena rumah terbuat dari bahan papan.

"Yang membantu memadamkan api warga di sekitar sini,"ujar Munar Siregar, salah seorang saksi yang ditemui di lokasi.

Menurutnya, api berasal dari salah satu ruangan. Dari kamar itu, api langsung membakar seluruh rumah. Warga awalnya kewalagan untuk madamkan api, karena cepat membesar. Munar melanjutkan, saat kebakaran, pemilik rumah tidak berada di lokasi.

"Pemilik tidak berada di rumah itu, kemungkinan mereka sedang berjualan di pasar,"ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Hutaimbaru, AKP Ucup mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan terhadap peristiwa kebakaran itu. Namun, api berasal dari salah satu ruangan di rumah itu.

"Kami masih melakukan penyelidikan, karena yang berhak memastikan penyebab dari Polres Kota Padangsidimpuan,"tandasnya.(ir/mm)

Penulis:

Baca Juga