Bobby Nasution Bangun Kolaborasi

Dorong Daerah Lain Ikut Gercep Normalisasi Sungai Bedera

MEDAN - Banjir menjadi masalah besar yang dapat di selesaikan jika terjalin koordinasi dan kolaborasi yang baik dari semua pihak. Itu sebabnya dalam mengatasi persoalan banjir di Kota Medan, Wali Kota Medan Bobby Nasution ingin membangun kolaborasi, terutama dalam upaya melakukan normalisasi sungai, salah satunya Sungai Bedera yang menjadi salah satu pemicu terjadinya banjir di ibukota Provinsi Sumatera Utara. Guna mendukung kelancaran normalisasi yang akan dilakukan, orang nomor satu di Pemko Medan itu akan berkolaborasi dengan Pemkab Deliserdang.

Langkah membangun kolaborasi telah dilakukan Bobby Nasution dengan bertemu langsung Pemkab Deli Serdang beberapa waktu lalu. Dalam pertemuan itu, Bobby mendorong Pemkab Deli Serdang untuk bersama-sama menormalisasi Sungai Bedera yang juga melintasi wilayahnya. Dalam pertemuan tersebut, Pemko Medan dan Pemkab Deli Serdang sepakat untuk bekerjasama dalam mengatasi berbagai permasalahan, terutama banjir.

Upaya yang dilakukan ini mengindikasikan Bobby Nasution mampu merangsang penanggulangan banjir di kawasan Sungai Bedera dengan menggandeng Pemkab Deli Serdang untuk saling berkolaborasi. "Banyak kawasan di Medan yang berbatasan langsung dengan Deli Serdang sehingga kerjasama ini dapat membawa kebaikan antar kedua belah pihak. Saya yakin pertemuan ini akan membawa kebaikan dan keberkahan untuk kedua belah pihak," ungkapnya.

Langkah Bobby Nasution dalam melakukan normalisasi Sungai Deli sekaligus mendorong Kabupaten Deli Serdang gerak cepat (gercep) untuk ikut melakukan normalisasi Sungai Bedera di wilayahnya mendapat dukungan dan sambutan positif dari Prof Dr R Hamdani Harahap MSi, Guru Besar Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara.

"Langkah yang dilakukan Pak Bobby ini sudah tepat, sebab banjir adalah masalah antar kabupaten/kota. Begitu juga dengan masalah Sungai Bedera, selain mendorong wilayah lain seperti Deli Serdang untuk ikut bersama melakukan normalisasi, harus juga koordinasi dengan BWS (Badan Wilayah Sungai). Apalagi, Pak Bobby memiliki kapasitas untuk itu. Semua kementerian baik di pusat maupun provinsi mendukung langkah kerja Pak Bobby," kata Hamdani

Menurut Hamdani, dirinya mendukung gebrakan Wali Kota karena secara tidak langsung langkah dapat mendorong wilayah lain untuk ikut serta melakukan normalisasi Sungai Bedera. Hamdani berharap ke depannya, studi tentang normalisasi ini harus dianalisis lebih dalam sehingga setelah dilakukannya normalisasi dapat bertahan dalam waktu jangka panjang.

"Saya juga berharap bahwa masalah banjir bukan saja masalah teknis di Sungai Bedera, tetapi juga menyangkut perilaku masyarakat. Untuk itu Pak Bobby diharapkan mengajak peran serta masyarakat untuk mengatasi banjir," harapnya.