Dorong Penegakan HAM, KontraS Sumut Lakukan Pelatihan Bersama Kepolisian

Medanmerdeka.com - Proses penegakan Hak Asasi Manusia (HAM) masih terus menjadi pembahasan diberbagai kalangan khususnya dalam gerakan-gerakan sosial.

Semua pihak diharapkan menjadikan HAM sebagai landasan berpijak dalam setiap aktivitas. Tidak terkecuali dalam proses penindakan perkara dikepolisian. Penindakan perkara hukum harusnya tetap menghormati hak-hak dasar seseorang.

Melihat hal tersebut, Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) turut melakukan pelatihan HAM bersama instansi kepolisian yang bertempat di Medan pada Senin, 6 Agustus 2018.

"Pasca reformasi, instansi kepolisian sudah banyak berbenah sedemikian rupa. Namun dalam realitas, masih banyak ditemui berbagai problem kasik seperti tindakan kekerasan dan penyiksaan. Karena itu perlu dilakukan forum bersama untuk membahas mengenai HAM ini bersama Kepolisian," ujar Koordinator KontraS Sumut, Amin Multazam Lubis.

Mengambil tema Mendorong Kepolisian Berbasis HAM, Amin menjelaskan forum yang dilakukan berdasarkan paradoks yang terjadi dalam penyelesaian perkara dikepolisian. Bagaimana beberapa proses penegakan hukum justru dikeluhkan sebagai suatu perbuatan melanggar hukum.

Apalagi selama ini, salah satu wacana yang secara khusus ditangani KontraS berkaitan dengan kasus-kasus pelanggaran HAM. Dimana praktek kekerasan dan penyiksaan menjadi suatu hal yang banyak dijumpai dilakukan oleh oknum-okunum kepolisian. Padahal secara aturan dan kebijakan dikepolisian telah mencover isu seputar HAM.

Ihwal itu, perlu kiranya dilakukan suatu diskursus bersama sehingga adanya kesepahaman mengenai penanganan kasus-kasus hukum. "Melalui forum ini menjadi media alternatif untuk berkonsolidasi dan berdiskusi guna saling memberi input postitif dalam rangka mendorong proses pemolisian yang memang sebenar-benarnya menjunjung tinggi HAM," tegas Amin.

Sementara itu, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto yang turut hadir dalam acara tersebut ikut mengapresiasi yang dilaksanakan KontraS. “Acara ini merupakan salah satu peran dari masyarakat yang diberikan untuk berpikir bagaimana polisi menjadi lebih baik. Saya mendorong untuk acara seperti ini rutin dilaksanakan agar menjadi pintu masuk untuk terus memperbaiki kinerja kepolisian,” ujar Dadang.

Selain Kapolrestabes Medan, hadir pula dalam acara tersebut akademisi dari Universitas Sumatera Utara dan Universitas Negeri Medan (Unimed). Juga perwakilan dari polsek-polsek dijajaran Polrestabes Medan, berbagai Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), organsisasi mahasiswa dan kalangan jurnalis di Kota Medan. (mari/mm)

Penulis:

Baca Juga