Forkaman Berbagi dengan Anak Yatim Piatu & Dhuafa

SIANTAR - Forum Komunikasi Alumni Madrasah Aliyah Negeri (Forkaman) Pematangsiantar berbagi bersama dengan anak yatim piatu dan kaum dhuafa, Jumat (10/11/2017).

Kegiatan sosial yang bertajuk 'Sedekah Jumat Mubarokah' ini merupakan bagian dari program Forkaman Pematangsiantar yang sudah berlangsung tiga pekan terakhir.

Ketua Umum Forkaman Pematangsiantar, Muhammad Novrizal SThI mengatakan kegiatan sosial ini memang sudah lama direncanakan dan diinginkan pengurus Forkaman.

Namun, baru tiga pekan belakangan ini dapat direalisasikan bersama masyarakat Kota Pematangsiantar. "Untuk Jumat pekan ini ada 50 box nasi dan 20 box kue donat telah disalurkan. Sebelumnya Jumat pertama ada 31 box nasi, sedangkan Jumat kedua ada 86 box nasi yang sudah kita salurkan," ujar Novrizal.

Dia menuturkan memang setiap Jumat bervariasi jumlah nasi atau kue yang diberikan kepada anak yatim piatu dan kaum dhuafa. "Memang berbeda-beda setiap Jumat yang dibagikan. Tergantung yang menyumbangnya. Ada dari pengurus Forkaman, ada juga kawan-kawan di luar Forkaman. Namun tetap Forkaman sebagai penyelenggaranya," tuturnya.

Dikatakan Novrizal, Tuan Guru Ahmad Sabban Rajagukguk merupakan penggagas gerakan sosial ini dan didukung guru mengajinya. "Memang Tuan guru sebagai penggagasnya dan memang dukungan guru ngaji saya waktu kecil abangda Darwis Lubis. Maka kebaikan-kebaikan terus mengalir dan terlaksana di dalam wadah Forkaman dan tidak lepas doa dari guru-guru kami sewaktu di MAN Pematangsiantar. Semoga Barokah kegiatan ini kepada seluruh Alumni MAN dan semua guru-guru MAN kami yang sudah tidak aktif maupun yang masih aktif serta Barokah juga bagi semua pihak yang mendukung kegiatan Sedekah Jumat Mubarokah ini. Amin," ungkapnya.

Dewan Penasehat Forkaman Pematangsiantar, Tuan Guru Ahmad Sabban Rajagukguk mengaku bangga menjadi bagian dari Forkaman Pematangsiantar. Pasalnya, Forkaman itu aktif berbagi ilmu dan khazanah. Tidak hanya itu, Forkaman itu melek komunikasi digital, penuh keakraban, berorientasi keummatan, konsisten beramal shalih dan mengutamakan akhlakul karimah. "Alhamdulillah, sudah beberapa kali setiap jumat, teman-teman Forkaman aktif memberikan sedekah makanan. Sungguh, Forkaman zaman now mengasyikkan. Saya bangga menjadi bagian dari Forkaman Pematangsiantar," tegasnya. (ay/mm)