Imamikom FISIP USU Bantu Warga Terdampak COVID

Ikatan Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi (IMAMIKOM) Fisip USU, menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat terdampak Covid-19, Jumat (22/5/2020). (Foto: MEDANmerdeka/FISIP USU)

MEDAN – Menjelang masuknya Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriah, Ikatan Mahasiswa Magister Ilmu Komunikasi (IMAMIKOM) Fisip USU, menggelar kegiatan sosial dengan membagikan bantuan sembako dan uang tunai kepada masyarakat yang ekonominya terdampak pandemi virus corona Covid-19, Jumat (22/5/2020).

Ketua Imamikom USU Hari Raden mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan rasa empati mahasiswa MIKOM terhadap warga dan saudara-saudara kita yang terdampak, baik penderita kanker, pedagang kecil, orang tua jompo, buru cuci dan sopir angkot, penarik becak, mahasiswa kurang mampu, ustad dan tokoh agama.

Sebelum bantuan diberikan, mahasiswa lebih dulu melakukan observasi dengan harapan, bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran sehingga bermanfaat bagi warga yang menerimanya.

Sambung Hari Raden, gerakan sosial mahasiswa berbagi dengan warga kurang mampu ini diapresiasi sejumlah warga dan tak sedikit yang merasa terharu, diantaranya Ira (70 thn) warga Pulo Brayan dan Sumiati (53) penderita kanker warga Tanjung Anom, Deliserdang dan David (27) penarik becak dayung.

Bahkan, gerakan ini juga mendapat dukungan dan motivasi Ketua Mikom Fisip USU Prof. Lusiana A. Lubis dan Sekretaris Prodi Syafruddin Pohan dan pengurus Imamikom. “Dalam penyaluran bantuan kita menerapkan protokol kesehatan covid-19, dengan melakukan jarak, mengenakan masker dan hand sanitizer,” ujarnya.

Gerakan sosial ini menjadikan mahasiswa untuk lebih peka terhadap lingkungan sosial di sekitar kita. Hal ini juga diperkuat Lisa Hayati dan Rido Pandapotan, yang mengatakan aksi sosial ini sangat berguna untuk mendapatkan atmosfir kala akan membuat penelitian tesis mereka.

Selain mahasiswa MIKOM Fisip USU, aksi peduli ini juga melibatkan Mikom kelas campuran (blended) penerima bantuan dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI dan kelas paralel yang belajar sore yang bersifat umum (mandiri).

Komentar

Loading...