Jalur Mudik Natal & Tahun Baru di Jalan Provinsi-Nasional Rawan Putus

AMBLAS : Jalan provinsi Pematahgsiantar-Raya di Pamatang Raya,Kecamatan Raya,Kabupaten Simalungun,Sumatera Utara, yang rawan putus akibat bencana alam.(foto:mm)

AMBLAS : Jalan provinsi Pematahgsiantar-Raya di Pamatang Raya,Kecamatan Raya,Kabupaten Simalungun,Sumatera Utara, yang rawan putus akibat bencana alam.(foto:mm)

Medanmerdeka.com – Sediktnya ada 5 titik ruas jalan provinsi dan nasional yang terancam putus akibat  bencana alam longsor dan banjir,menjelang arus mudik dan balik Natal-Tahun Baru.

Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Simalungun,Ramadani Purba,saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan ruas-ruas jalan yang menjadi lintasan arus mudik Natal-Tahun Baru yang rawan macet dan putus akibat bencana alam.

Namun menurutnya dari hasil pendataan sementara yang sudah dilakukan ruas jalan yang rawan putus akibat longsor,dua titik di jalan nasional Pematangsiantar-Parapat persisnya di Desa Sibaganding dan Pondok Bulu.

Kemudian kata Ramadani di ruas jalan provinsi di jalan Pematangsiantar-Saribudolok di Pamatang Raya,Kecamatan Raya,dan Saribudolok,Kecamatan Purba.

Ruas jalan provinsi Pematangsiantar-Tanah Jawa di Desa Marubun Jaya,Kecamatan Tanah Jawa menurutnya  juga rawan putus akibat longsor.

“Pendataan masih akan terus dilakukan,sebagai upaya untuk melakukan antisipasi atau penanganan cepat jika ada ruas jalan yang putus atau rusak berat akibat longsor,sehingga mengganggu transportasi pada arus mudik dan balik Natal-Tahun Baru,” sebut Ramadani.

Pihaknya tambah Ramadani juga akan menjalin kordinasi dan pemerintah provinsi dan Balai Besar Jalan Nasional terkait antisipasi dan penanagan jalan-jalan yang rawan putus akibat longsor dan banjir,termasuk dengan menyiagakan alat berat di sejumlah titik.

Dia menambahkan longsor bisa mengganggu kelancaran transportasi arus mudik dan balik Natal-Tahun Baru, karena bisa menyebavkan ruas jalan putus serta menutup badan jalan,sehingga tidak bisa dilintasi.

Anggota DPRD Simalungun, Mansur Purba berharap Dinas Perhubungan juga menjalin koordinasi yang baik dengan pihak kepolisian dan TNI dalam mengamankan arus mudik dan balik Natal-Tahun Baru.

“Dinas Perhubungan Pemkab Simalungun harus tetap menjalin koordinasi yang baik dengan pihak kepolisian dan TNI,sehingga nantinya bisa dilibatkan dalam penanggulangan jalan yang rusak akibat bencana alam saat arus mudik dan balil Natal-Tahun Baru nanti,” kata Mansur.

Sebelumnya Kapolres Simalungun AKBP M Liberty Panjaitan mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 900 personel gabungan mengamankan Natal-Tahun Baru termasuk jalur lintasan arus mudik dan balik.

“Personel akan ditempatkan di pos-pos yang akan ditentukan,termasuk untuk pengamanan ruas jalan yang menjadi lintasan arus mudik dan balik Natal- Tahun Baru,” kata Liberty.(ir/mm)

Comment