Jual Limbah Non B3 Tanpa Diolah, Status Perusahaan Ini Dipertanyakan

DELISERDANG - PT Komitama Maju Perkasa (KMP), perusahaan pengolahan limbah non B3 jenis plastik di Jalan Medan-Binjai Kecamatan Sunggal Kabupaten Deliserdang yang menjual limbah non B3 jenis plastik tanpa terlebih dulu mengolahnya dipertanyakan statusnya.

Namun, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Deliserdang, Artini Marpaung malah mengajak awak media untuk datang ke Kantornya. Padahal sudah jelas sesuai yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 Tahun 2016, yang sempat disorot anggota DPRD Sumut pada akhir Januari 2019 lalu, masih terus berlanjut.

Kepala DLH Kabupaten Deliserdang, Artini S Marpaung awalnya tak bersedia menjawab konfirmasinya dan menyarankan agar awak media datang ke Kantornya saja. "Ke kantor saja, nanti kalau dari telepon, bisa salah tanggapan. Ke kantor saja, kan ada staf saya yang pegang dokumennya, nanti bisa menjelaskan. Kalau saya tidak ingat semua," jelas Artini, Senin (11/2/2019).

Meski sempat bungkam, namun Artini keceplosan dan menyebutkan PT KMP itu berada di Kecamatan Sunggal (Jalan Medan-Binjai). "Oh, kalau PT Komitama itu, iya bergerak di bidang plastik," ucapnya.

Saat ditanya, soal izin impor perusahaan tersebut, Artini menyebut hal itu bukan kewenangan dinasnya, melainkan Dinas Perdagangan. "Kalau izin itu bukan kami, Perdagangan itu," ungkapnya.

Saat disinggung adanya PT Istimewa Plasindo Jaya (IPJ), beralamat sama dengan PT Komitama, disinyalir dua nama perusahaan itu merupakan satu perusahaan, Artini mengaku tidak mengetahuinya. "Kalau itu saya kurang tahu, nanti saya cek dulu ya," tambahnya.

Ditanya soal izin yang dimiliki PT Komitama, Artini mengakui perusahaan tersebut memiliki dokumen atau izin yang lengkap. "Sudah lengkap dokumennya. UKL/UPL, operasional. Izin Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) juga ada. Lengkap izinnya semua," ujarnya.

Sementara itu, perwakilan PT Komitama dengan nomor ponsel 0812-6064-7XXX seperti tertera dalam features perusahaan yang diperoleh dari alibaba.com saat dihubungi malah tidak mengakui jika dia bukan bagian dari perusahaan tersebut.

"Bapak dapat nomor saya dari mana? Saya tidak ada kenal dengan wartawan manapun. Saya tidak ada kaitannya dengan perusahaan. Silahkan bapak konfirmasi ke nomor perusahaan saja," jawab suara wanita dari telepon. (mm)

Penulis: Mari
Editor: Redaksi

Baca Juga