Kabur, Komplotan Pembobol Brankas Ditembak Polisi

Medanmerdeka.com – Tiga tersangka pelaku spesialis pembobol brankas antar provinsi, dilumpuhkan dengan timah panas Sat Reskrim Polrestabes Medan, karena mencoba kabur ketika hendak diringkus.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, didampingi Wakast reskrim Kompol Ronni Bonnic dan Kanit Pidum, Sabtu (5/5/2018) mengatakan, ketiga pelaku yang ditembak diantaranya berinisial SA (33) warga Jalan Sukarukun, Bagan Sinembah (Bagan Batu), P (39) dan I (38) kedunya warga Jalan Pembinaan Lorong III  Percut Sei Tuan.

Tambah Putu, para tersangka ditangkap setelah membobol kantor PT. NSC Finance, Jalan T. Amir Hamzah No. 9C, Sei Agul Kamis (26/4) lalu. Saat diselidiki, dari kantor tersebut para tersangka membongkar dan mengambil sebuah brangkas berisi uang tunai Rp. 1.144.000, 3 BPKB, selembar ATM BCA, 4 buah giro dan dokumen dokumen penting lainnya.

Menindaklanjuti laporan korban, polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan mengambil keterangans saksi-saksi. Petugas mendapat informasi bahwa para tersangka berada di daerah perkebunan Pasar X Jalan Sopoyono Dusun 18, Desa Saentis, Percut Sei Tuan. sedang menempel ban mobil.

Usai mengamankan ketiganya, petugas pun mendapat keterangan jika aksi mereka didukung dua rekannya diantaranya  M (DPO) dan H (DPO). “Tersangka P ini merupakan residivis dalam kasus pencurian tahun 2013 dan keluar tahun 2015. Sementara tersangka I residivis pernah terlibat kasus narkoba tahun 2014 dan keluar tahun 2017,” terang Putu.

Dari hasil interogasi, para pelaku sudah menjalankan aksinya di Jalan T Amir Hamzah, Medan Barat, Jalan Jamin Ginting, Pancur Batu, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Brigjen Katamso, Jalan Medan-Tebing Tinggi, Matapao Sergai, Jalan Medan-Lubuk Pakam. Kemudian Jalan Rantau Prapat, Labuhan Batu, 3 kali beraksi di Pekan Baru Riau, dan di Pematang Siantar. “Kita masih memburu 2 pelaku lainnya. Kita ingatkan agar kedua pelaku yang masih buron untuk menyerahkan diri sebelum kita mengambil tindakan tegas,” katanya.(amri/mm)

Comment