Kadisdik Sidimpuan Panggil Oknum Guru SMPN6

Medanmerdeka.com – Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, Lufti  menegaskan akan memanggil LS, oknum guru SMPN 6, yang diduga sudah bersikap kasar terhadap siswanya,  Jesika (13).

“Dalam waktu dekat kami akan panggil oknum guru itu,”ujar Lufti kepada wartawan ketika ditemui.

Dia mengatakan, pemanggilan tersebut bertujuan untuk meminta penjelasan dari oknum guru itu, sehingga dia diduga tega mengeluarkan kalimat-kalimat seperti itu. Pemanggilan itu juga bertujuan untuk mencari kebenaran terhadap permasalahan itu.

Terpisah, Ketua Devisi Hukum Dan Humas Yayasan Burangir Juli Zega  mengatakan, Oknum Guru LS mendatangi yayasan itu pada hari Senin pekan lalu (5/8/2018).

Kedatangan LS bertujuan untuk mengklarifikasi dan merasa tidak terima dengan berita bahwa dia menyumpahi anak didiknya mati. “LS sudah datang ke kantor Burangir, guna mengklarifikasi kejadian itu,”imbuhnya.

Pada saat itu menurut Juli, LS membantah anak didiknya itu disuruhnya pulang. Menurut LS, dia menginginkan Jesika meminta maaf kepadanya.”LS mengatakan kepada saya kalau dia sudah sampaikan ke kepala sekolah kalau Jesika tak meminta maaf maka dia tidak mau mengajar di kelas itu.

Sebelumnya diberitakan, Jesika siswi SMP Negeri 6 Kota Padang Sidimpuan, meminta perlindungan sekaligus melaporkan perlakuan seorang oknum guru berinisial LS ke Yayasan Burangir.

LS yang merupakan guru bidang study dituding mengeluarkan kata-kata tak pantas terhadap siswanya, yang kebetulan baru sembuh sakit sehingga tidak mengerjakan tugas PR (Pekerjaan Rumah) yang diberikan.

“Kenapa tidak sekalian mati saja kau waktu kecelakaan itu,” kata LS, sebagaimana ditirukan Jesika (13) dalam laporannya ke Burangir. Bahkan, siswi kelas II ini disuruh pulang.(thoriq/mm)

Comment