Kantongi SS, TNI Palsu Dijebloskan Penjara

MEDAN –  Kelakuan Firman Putra Sembiring (28) tergolong nekad. TNI gadungan alias palsu warga Tanah Seribu, Kecamatan Sei Bingei, Kabupaten Langkat, dijebloskan ke terali besi Mapolsekta Percut Seituan, setelah aksinya terbongkar. Dari saku celana pemuda ini, turut disita sabu-sabu dalam bungkus kecil, Rabu (18/10/2017).

Tersangka Firman (kiri)
    Tersangka Firman (kiri)

Kasus yang menyeret Firman berawal ketika dianya hendak mengurus sepeda motor adiknya yang ditilang petugas Satlantas Polsek Percut Seituan, Jalan Williem Iskandar. Pada saat itu, Firman datang menemui petugas yang berjaga di pos, mengaku sebagai anggota TNI tugas di salah sau kesatuan.

Petugas jaga kemudian mempersilahkan Firman masuk, sembari meminta kartu anggota TNI yang dia miliki. Hanya saja, pada saat itu Firman tidak bisa memperlihatkannya, dan mengaku tertinggal tertinggal di rumah.

Kecurigaan petugas lalulintas bertambah. Firman lalu diminta berdiri dan mengeluarkan seluruh isi saku celananya. Tak ayal, sebuah bungkusan pelastik putih yang diduga berisi sabu-sabu ditemukan sebagai barang bukti. Pria bertubuh gempa ini tak mengelak, jika pelastik itu berisi narkoba jenis sabu-sabu.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol Pardamean Hutahaean melalui Kanit Reskrim Polsek Percut Seituan Iptu Philip Purba membenar seorang pria yang mengaku anggota diamankan petugas di Pos Lantas Percut Seituan terkait kepemilikan narkoba jenis sabu 0,15 gram.

"Tersangka. sudah kita tahan berikut barang buktinya. Dan dia kita persangkakan melanggar Pasal 114 ayat1 yo pasal 112 ayat 1 UURI NO 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman  hukuman 5 tahun keatas dan denda paling banyak Rp 800 juta," terang Philip.(aks/mm)