Kejari Pelajari Kasus Kerugian Keuangan di Sekwan DPRD Pemkot Binjai

Kajari Binjai Andri Ridwan SH,MH. (Foto:MEDANmerdeka/Ist)

BINJAI – Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Binjai, Andri Ridwan SH,MH, akan mempelajari kasus dugaan kerugian keuangan senilai Rp569 juta lebih di Sekretariat Dewan (Setwan) DPRD Kota Binjai.

Dikatakan Andri, untuk tahap awal pihaknya akan menurunkan tim untuk menelaah laporan hasil pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI).

“Saya sudah dapat informasinya. Untuk itu kita akan menelaah LHP BPK RI atas dugaan kelalaian ini,” kata Andri Ridwan kepada wartawan, Sabtu (29/3/2020).

Dengan melakukan telaah, sambung Andri, pihaknya akan mengetahui duduk persoalan terkait dugaan kerugian keuangan Pemkot Binjai.

“Bisa saja kita langsung melakukan penyelidikan dengan memanggil pihak-pihak terkait. Namun dengan melakukan telaah, maka duduk persoalan akan jelas terang benderang sehingga dapat dilanjutkan,” jelas Andri.

Sebagaimana diberitakan, BPK RI menemukan kelalaian sehingga Sekretariat DPRD Pemkot Binjai diwajibkan mengembalikan kerugian keuangan daerah dengan nilai Rp569 juta lebih.

Sekertaris DPRD Kota Binjai, Putri Syawal Sembiring yang dikonfirmasi di ruangan kerjanya tidak berhasil ditemui. Bahkan pesan WhatsApp yang disampaikan juga tidak mendapat jawaban terkait persoalan ini.

Komentar

Loading...