Kerusuhan Rutan Kabanjahe, Ratusan Napi Dipindahkan ke Empat Lapas di Sumut

Ratusan narapidana (napi) maupun warga binaan dipindahkan ke rumah tahanan (Rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Humbang Hasunduta‎ dan Sidikalang. (Foto: MEDANmerdeka/Ist)

MEDAN - Ratusan narapidana (napi) maupun warga binaan dipindahkan ke rumah tahanan (Rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) di Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Humbang Hasunduta‎ dan Sidikalang, Sumatera Utara (Sumut).

Proses pemindahan napi dengan menggunakan mobil tahanan dan pengawalan ketat aparat kepolisian dan TNI itu, dilakukan mulai Rabu (12/2/2020) malam hingga Kamis (13/2/2020) dini hari. Pemindahan ini karena rutan Kabanjahe dibakar napi saat kerusuhan.

"Penghuni rutan yang dipindahkan itu merupakan sudah berkeputusan tetap atas proses hukum pengadilan. Namun, bagi napi yang belum selesai proses persidangannya, untuk sementara menempati ruang tahanan yang bisa dihuni," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Martuani Sormin.

Martuani mengatakan, jumlah napi yang masih menjalani proses persidangan ada sebanyak 142 orang. Mereka akan ditampung sementara di tiga ruangan tahanan di Rutan Kabanjahe.

Namun, bila ruangan itu tidak dapat menampung napi maka dipindahkan ke ruang tahanan di Mapolres Tanah Karo maupun polsek. Para napi ini akan dikembali setelah perbaikan rutan pascakerusuhan selesai dibangun.

"Dalam beberapa hari ke depan, renovasi rutan sudah selesai dikerjakan. Setelah itu, para napi akan dikembalikan oleh pihak Kanwil Kemenkumham ke rutan tersebut. Kita akan membantu pengawalan saat proses pemindahan tahanan itu," sebutnya.