Ketua PPK Ranto Baek Diduga Selewengkan Dana Operasional PPS

Medanmerdeka.com – Dana operasional Panitia Pemungutan Suara (PPS) untuk 19 Desa/Kelurahan, Kecamatan Ranto Baek, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diduga diselewengkan.

Sekjen LSM Garda INTI, Ahmad Sabar PL mengatakan, dugaan penyelewengan dana PPS ini sudah pernah mereka pertanyakan melalui surat resmi yang ditujukan ke Ketua PPK Ranto Baek.

Ketua LSM Garda INTI, Ahmad Sabar PL.(foto:iswadi/mm)
Ahmad Sabar PL.(foto:iswadi/mm)

“Dalam surat kemarin kami mempertanyakan soal dana PPS, yang sudah ditetapkan dalam Rencana Kegiatan Anggaran (RKA). Hanya saja, surat yang kami layangkan tidak pernah ada balasan dari PPK,” kata Ahmad Sabar PL, Senin (12/11/218) kepada medanmerdeka.com.

Informasi yang diperoleh Garda INTI, sambungnya dana operasional PPS sudah dicairkan KPU Madina, dengan rincian untuk biaya sewa computer, printer, rapat, uang transportasi. “KPU Madina sudah menyalurkan semua biaya operasional sesuai ketentuan dan yang tercantum dalam RKA,” tegasnya.

Hal ini diperkuat salah seorang anggota PPS Kecamatan Ranto Baek yang enggan namanya dipublikasikan. “Saya sendiri tidak pernah melihat SPJ, bahkan berapa besar anggaran operasional PPS juga tidak tau,” terangnya.

Bahkan, Ketua PPK Rano Baek, Gusnar yang dikonfirmasi oleh LSM mengatakan bahwa surat permintaan klarifikasi yang diajukan LSM Garda INTI sepenuhnya tanggungjawab Sekretaris PPK. “Ya itu tergantung sekretaris PPK,” tegas Gusnar kepada mereka tanpa memberikan jawaban yang jelas.

Bahkan, LSM Garda INTI, sambung Ahmad Sabar dituding Ketua PPK melakukan pengancaman. Namun Ahmad Sabar tak gentar. “Mungkin oknum Ketua PPK takut kecurangannya terbongkar, makanya kembali mengertak kami,” kata Sekjen LSM Garda INTI.

Sebenarnya, lanjut Ahmad Sabar, aparat penegak hukum baik Polri maupun Kejaksaan sudah saatnya untuk turun tangan menuntaskan dugaan ini. “Kami berharap penegak hukum berperan aktif untuk mengungkap ini, agar tidak menjadi bola salju. Dengan turunya penegak hukum, persoalan semakin jelas di masyarakat. Kalau salah katakan salah, jika tidak ya tidak,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PPK Ranto Baek, Gusnar yang dikonfirmasi medanmerdeka.com via telephone selular tidak berhasil dimintai keterangan terkait pernyataan LSM Garda INTI.(ir/mm)

Comment