Kisah Rohim, Pemenang Juara Azan HUT Bhayangkara Polres Sidimpuan

ROHIM Asy Syukri (12) mendadak menjadi perhatian masyarakat. Lantunan suara azan yang dikumandangkan bocah asal Gunung Tua, Kabupaten PadanglawasUtara (Paluta) di Masjid Raya Al-Abror, Jalan Masjid Raya Baru, Kota Padangsidimpuan, membuat warga dan panitia HUT Bhayangkara Ke 72, merasa takjub.

Tak heran, jika putra ke delapan dari sembilan bersaudara tersebut berhasil menyisihkan puluhan peserta lainnya dengan nilai tertinggi. Pelajar Kelas V SD berhasil membawa pulang juara wahid.

Bahkan, sebelum dewan juri memberikan penilaian sudah banyak warga dan tokoh ulama mengidolakan Rohim. “Saya dari sudah yakin, kalau Rohim bakal menjadi juara.Suara dan tarikan nafasnya dalam melafazkan azan cukup baik dan sempurna,” sebut warga.

Rohim yang ditemui medanmerdeka.com, merasa puas mengikuti perlombaan azan HUT Bhayangkara Ke 72 Polres Sidimpuan. Sebanyak 90 pesrta ikut meramaikan perlombaan yang diselenggarakan di masjid terbesar Kota Padangsidimpuan.

Lalu bagaimana Rohim asal Padanglawas mengikuti perlombaan? Ternyata perjuangan bocah ini cukup berat untuk bisa tampil sebagai juara.”Saya sudah sepuluh kali ikut perlombaan dan selalu menang,” kata bocah yang mengenakan seragam baju koko putih dengan lobe putih.

Dengan ditemani seorang keluarganya, Rohim terpaksa menginap di kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) masjid Raya Al-Abror. Selama tiga hari Rohim terpisah dengan ibu dan bapaknya. Dengan berbekal uang seadanya, dia bersama keluarganya menghabiskan waktu untuk beribadah dan melatih suaranya mengumandangkan azan.

“Selain beribadah, saya terus berlatih membawakan azan agar sempurna. Saya belajar dari rekaman-rekaman ulama-ulama maupun televisi yang bersuara merdu dan fasih. Saya senang dan bangga, bisa azan di masjid terbesar di Tabagsel,” kata Rohim.

Kapolres Kota Padangsidimpuan AKBP Hilman Wijaya mengaku bangga atas prestasi yang ditorehkan Rohim. Perlombaan azan, sambung Hilman merupakan salah satu program HUT Bhayangkara Ke 72, juga menjadi ajang motivasi siar Islam. “Saya bangga atas perjuangan Rohim, yang berani dan jauh dari keluarga untuk ikut perlombaan. Perjuangannya patut jadi contoh bagi anak-anak yang lain,” kata Kapolres.(thoriq/mm)

Comment