Korupsi Dishub Sidimpuan, Polisi Tahan Kontraktor Proyek

Medanmerdeka.com – Setelah menahan tiga orang tersangka kasus traffik light, rencanannya, pihak kepolisian Polres Kota Padangsidimpuan, kembali  akan menahan salah seorang kontraktor pengerjaan proyek traffic light berinsial BL.

Kapolres Sidimpuan AKBP Hilman Wijaya mengatakan, saat ini penyidik Polres Kota Padangsidimpuan melakukan pemeriksaan terhadap BL.”Kalau memungkinkan ditahan, kami akan segera tahan, tergantung hasil pemeriksaan nanti,” ujarnya kepada wartawan ketika ditemui.

Lebih lanjut dia mengatakan, pemeriksaan terhadap BL sudah lama diagendakan, bahkan sejumlah surat panggilan sudah beberapa kali dilayangkan kepadanya.

”Hari ini dia mendatangi kantor polisi dan langsung dilakukan pemeriksaan,”tuturnya. Kapolres menegaskan, tindakan tersebut dilakukan untuk mendalami kasus traffik light yang dianggap sudah merugikan negara ratusan juta rupiah.

“Saya tidak main-main dengan pelaku korupsi, siapapun oknumnya saya akan tindak kalau dia terbukti melakukan korupsi,” tuturnya.

Dia berharap dukungan kepada seluruh masyarakat Kota Padangsidimpuan, sehingga pihak kepolisian diberikan kemudahan untuk menjalankan tugas-tugas yang dipercayakan masyarakat kepada mereka.

Sementara itu, KBO Reskrim Polres Kota Padangsidimpuan, Iptu Irsan mengatakan bahwa, saat ini BL sedang diperiksa oleh penyidik.”Sedang kami periksa,”tuturnya ketika ditemui di Mapolres Kota Padangsidimpuan.

Ditanya apakah akan dilakukan penahanan, Irsan menjawab bahwa, pihak kepolisian akan menahan beliau (BL) guna mempermudah penyelidikan.

”Karena, surat panggilan sudah berulang-ulang dilayangkan, baru sekarang dia hadiri, sehingga, kami kemungkinan akan menahannya untuk mempermudah proses penyelidikan,”tandasnya.

Sambungnya, apabila sah ditahan nanti, pihak kepolisian sudah menahan 4 orang tersangka kasus traffic light. Keempat orang tersangka tersebut Kadis Perhubungan IH, mantan Kadis Perhubungan ABL, TH,  dan BL.”Total ada orang orang yang sudah ditahan, apabila hari ini BL jadi kami tahan,”tandasnya.

Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, Zulfedli Simamora menolak memberikan keterangannya terkait kasus tersebut.”Jangan sama saya tanya, karena saya masih punya pimpinan,”katanya.(thoriq/mm)

Comment