Kronologis Pembunuhan Buruh Pabrik Tahu

MEDAN – Kasus pembunuhan Dedi Wiyono,36, warga Pasar VIII Dusun 5, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deliserdang, diduga kuat sudah direncanakan ketiga pelaku dan dieksekusi di jembatan gantung Jalan Boxit Lingkungan I Kelurahan Kota Bangun Darat Kecamatan Medan Deli, Senin pagi (7/8).

Ketiga pelaku, Pius Dachi, 32, dan Sekawa Faoma,28, keduanya warga Pasar VIII, Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang. Sedangkan yang masih dalam pengejaran polisi yakni, Doni Dachi,28, warga Sicanang, Belawan, sudah menunggu korban di lokasi.

Saat tiba di lokasi kejadian, Dedi yang mengendarai sepeda motor Vixion putih BK 5442 AWI, dipukul tersangka Doni Dachi dengan menggunakan kayu pada bagian kepala. Pukulan itu membuat Dedi terjatuh. Kondisi ini, giliran tersangka Sekawa Faoma menghujamkan pisau ke tubuh Dedi.

Ketiganya pun melarikan diri dan meninggalkan Dedi hingga tewas ditempat. Kondisi lokasi yang padat, membuat dua pelaku berhasil diamankan warga dan pengguna jalan. Yakni, Pius Dachi dan Sekawa Faoma, yang langsung diboyong ke Polres Pelabuhan  Belawan.

Motif Dendam

Keganasan tiga pelaku menghabisi nyawa Dedi Wiyono,36, dilatarbelakangi dendam. Begitulah hasil pemeriksaan sementara kepolisian terhadap dua pelaku, Sekawa Faoma dan Pius Dachi.

Kapolsek Medan Labuhan, Kompol Yasir Ahmadi mengatakan, adalah dendam kesumat Sekawa terhadap korban. “Sebelumnya terjadi pemukulan yang dilakukan korban Dedi terhadap tersangka Sekawan,” beber Kapolsek.

Sejak itu Sekawa dedam, dan mengajak dua temanya Pius Dachi dan Doni Dachi. Ketiga pelaku menunggu Dedi di jembatan gantung Jalan Boxit Lingkungan I Kelurahan Kota Bangun Darat Kecamatan Medan Deli, yang setiap pagi di lintasi korban. (das)