Lebaran, Gas Elpiji 3 Kg Langka di Simalungun

Elpiji Langka/Net
Elpiji Langka/Net

SIMALUNGUN - Gas elpiji khususnya ukuran 3 kilogram mulai langka pada hari keempat Lebaran.

Sejumlah ibu rumah tangga di kmKecamatan Tapian Dolok dan Kecamatan Siantar, menuturkan akibat langkanya gas elpiji ukuran 3 kilogram terpaksa membelinya dari Kota Pemarangsiantar.

"Susah mencari gas elpiji 3 kilogram di kecamatan Tapian Dolok terpaksa dibeli ke kota Pematangsiantar," ungkap Hesti warga Desa Naga Dolok kepada medanmerdeka.

Keluhan yang sama disampaikan Lina Damanik warga Perumnas Batu VI yang mengaku harus keliling ke sejumlah pangkalan di kecamatan Siantar untuk mendapatkan gas elpiji ukuran 3 kilogram.

"Saya harus keliling ke sejumlah pangkalan hanya untuk mendapatkan satu tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram,di sejumlah pangkalan kehabisan persediaan," kata Lina.

Selain langka menurut Lina,harga jual gas elpiji 3 kilogram, juga naik sejak dua hari belakangan ini dari biasanya Rp 16 ribu hingga Rp 17 ribu menjadi Rp 20 ribu hingga Rp 22 ribu.

Sebelumnya Kepala Bagian Perekonomian (Ekon) Setda Pemkab Simalungin Alpian D Saragih mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk mengantisipasi kelangkaan gas elpiji selama Lebaran.

"Pemkab Simalungun akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk melakukan operasi pasar jika terjadi kelangkaan gas elpiji," kata Alpian.

Dia juga belum dapat memastikan penyebab kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram apakah terjadi merata di seluruh kecamatan atau hanya sebagian kecil saja.

Penulis: Davis
Editor: Redaksi

Baca Juga