oleh

Letkol Hery Pujiyanto : Wartawan Sahabat TNI

Medanmerdeka.com – Cuaca pagi yang cerah dan dentuman alunan musik serta senyuman sumringah penghuni di Bumi Kilap Sumagan Bataliyon Armed 2/105 di Kecamatan Sibiru – biru Kabupaten Deliserdang menyambut kedatangan wartawan Kodam I Bukit Barisan yang hendak berlatih sekaligus berlomba menembak dikelas senapan.

“Kita kedatangan sahabat sekaligus mitra TNI,” sapa Letnan Kolonel Hery Pujiyanto ketika menyambut kedatangan rombongan wartawan Kodam I Bukit Barisan Sabtu (27/1/2018) pagi dilapangan tembak Bataliyon Armed 2/105 Kilap Sumagan.

Ditambahkannya,dalam acara yang penuh dengan keramahtamahan ini izinkan saya memperkenalkan diri dan para perwira teknis yang berada di Bataliyon ini ,”ujarnya sambil menyebut nama beberapa perwira penting di Bataliyon Armed 2/105 Kilap Sumagan.

Selain memberikan pelajaran menembak kepada wartawan Letnan Kolonel Hery Pujiyanto juga akan memberikan penjelasan tentang alutista dan areal tanaman hydroponic serta kolam ikan  yang lagi mereka kembangkan di Bataliyon Armed 2/105 Kilap Sumagan Sibiru – biru.

Usai memberikan kata sambutan Komandan Bataliyon Armed 2/105 Kilap Sumagan Letnan Kolonel Hery Pujiyanto yang merupakan termasuk perwira paling senior diangkatannya ini memberikan pelajaran menembak kepada wartawan yang diikuti puluhan wartawan Kodam I Bukit Barisan.

Tak lupa juga Mayor Yamin yang merupakan ketua rombongan Wartawan Unit Kodam I Bukit Barisan juga memberikan arahan kepada para peserta menembak agar mengikuti arahan dan bimbingan yang diberikan para instruktur, agar tidak terjadi kesalahan yang fatal yang dapat menyebabkan bahaya bagai para peserta,:ujarnya melalui pengeras suara.

Usai acara menembak yang berhasil dimenangkan oleh Susilo dari Tabloid Pengawal Juara I, Dedi dari Kompas TV Juara ke dua, dan ditempat ketiga berhasil diraih Zulfadli dari Media Purna Polri dan mendapatkan hadiah dan Tropy dari Danyon Armed 2/105 Kilap Sumagan Letnan Kolonel Hery Pujiyanto.

Acara kemudian dilanjutkan dengan penjelasan alutista yang mereka rawat dan pergunakan yakni meriam jenis Howitzer M2AIkaliber 105mm buatan Amerika Serikat dengan kecepatan proyektil 472 meter perdetik, dan berat 2260 kg serta bisa menghancurkan dan memporak- porandakan musuh yang berada 11 km jauhnya,”ujar Hery.

Setelah itu, para wartawan juga diberi penjelasan tanaman aqua hidroponik yang tidak menggunakan pupuk kimia dalam pengembangbiakannya serta budidaya ikan lele dan ikan mas yang diharapkan dapat menjadi contoh dan menjadi panutan serta penghasilan bagi masyarakat, karena selain hygenis juga hasilnya berlipat ganda,”ujar Kapten Catur perwira yang menangani budidaya tanaman agua hydroponic ini kepada wartawan.

Konon ceritanya, Kilap Sumagan adalah nama yang berasal dari nama senjata Suku Karo yang paling pamungkas pada zaman dulu, bentuknya seperti sambaran petir dan mengkilap, nama senjata ini kemudian diabadikan sebagai nama Bataliyon Armed 2/105 Kilap Sumagan yang kebetulan berada di daerah yang dominan dihuni suku dan masyarakat Karo.

Acara kemudian dilanjutkan dengan makan siang,serta lantunan lagu Natalia yang dibawakan dengan suara merdu mendayu – dayu, oleh Letnan Kolonel Hery Pujiyanto yang merupakan perwira menengah TNI asal Kota Pati Jawa Tengah ini, acara quis serta foto bersama yang penuh dengan suasana keakraban serta tak lupa pula Danyon memberikan souvenir tanda persahabatan dan kemitraan kepada puluhan wartawan Kodam I Bukit Barisan. (am/mm)

 

 

News Feed