HNSI Sumut Apresiasi Penangkapan Dua Kapal Ikan Asing

BELAWAN - Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (DPD HNSI) Sumatera Utara sangat mengapresiasi terhadap Kapal Patroli KP Antareja 7007 atas penangkapan terhadap dua kapal ikan asing  PKFB 898 dan PKFB 1774 bendera Malaysia yang telah melakukan illegal fhising di perairan Indonesia.

Demikian hal itu dikatakan Ketua DPD HNSI Sumatera Utara, Zulfahri Siagian, SE kepada medanmerdeka.com, Senin (25/5/2020) di Belawan.

Dikatakan Zulfahri Siagian SE.Seperti diketahui, bahwa ke dua kapal ikan asing berbendera Malaysia tersebut ditangkap oleh kapal patroli KP Antareja 7007 (Ditpolairud Korpolairud Barharkam Polri) dengan komandan kapalnya Kompol  Yefri Dickson N.S.sos, Msi ketika sedang melakukan penangkapan ikan diwilayah Republik Indonesia. BACA JUGA : Dua Kapal Asing Ditangkap Mencuri Ikan.

"Tentu saja ini sangat merugikan kita terutama nelayan. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak kapal- kapal asing yang beroperasi di wilayah perairan Indonesia (selat malaka).Tentu saja ini harus menjadi perhatian Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP)," kata Zulfahri.

Zulfahri  menambahkan, KKP harus membuat regulasi agar hasil perikanan di selat malaka tidak diambil oleh kapal kapal asing. Dengan mengoptimalkan kapal perikanan lndonesia , agar dapat melakukan penangkapan terhadap ikan asing yang masuk ke wilayah perairan Indonesia.

Komentar

Loading...