oleh

Mobil Patroli Dishub Deliserdang Terbakar

Medanmerdeka.com – Mobil Patroli milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Deliserdang BK 8858 M terbakar di Simpang Jalan Tengku Raja Muda dan Jalan KH Dahlan, Lubuk Pakam, Deliserdang.

Informasi diperoleh pada Sabtu (7/7/2018), meskipun tidak ada korban jiwa, kejadian itu sempat membuat heboh pengguna jalan dan warga sekitar. Pasalnya, kendaraan patroli tersebut dalam kondisi terparkir ketika peristiwa kebakaran itu terjadi.

Agus (35) warga sekitar menggatakan peristiwa kebakaran kendaran milik Dishub Deliserdang itu disebabkan tabung gas. “Tabung gas milik pedagang bakso ‘Pak Jarwo’ yang menyebabkan kendaran itu terbakar,” ujarnya.

Menurutnya, saat petugas Dishub Deliserdang sedang mengatur kendaran dipersimpangan Jalan Tengku Raja Muda dan Jalan KH Dahlan. Pasalnya di Jalan Tengku Raja Muda ada pesta. Petugas memparkirkan kendaranya disana. Sedangkan Suryani karyawan bakso Pak Jarwo sedang memasak sop. Entah kenapa selang tabung gas untuk memasak sop bocor.

Karena gugup mengetahui kebocoran selang tabung gas itu. Suryani spontan menarik tabung gas isi 3 Kg itu keluar. Dalam kondisi menyemburkan api, tabung gas ditarik dari bagian dapur kios bakso dan dilemparkan tepat didepan kendaran Dishub yang sedang terpakir.

Semburan api yang berasal dari tabung gas itu langsung membakar bagian depan mobil patroli tersebut. Petugas Dishub Deliserdang dibantu warga berupaya memadamkan api. Warga memandamkan dengan cara menyiram pasir dan racun api yang diambil dari Kantor Cabang PLN Lubuk Pakam yang hanya berjarak sekitar 30 meter dari lokasi.

Mengetahui kendaran Dishub Deliserdang terkabar, warga melaporkan peristiwa itu ke Polsek Lubuk Pakam. Petugas personil Polsek Lubuk Pakam langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Deliserdang, Jannes Manurung kepada wartawan membenarkan peristiwa yang menyebabkan kendaran dinas istansinya terbakar. “Saya sedang di Jakarta, tetapi menurut laporan anggota kepada saya bahwa kendaran dinas kita terbakar. Dan penyebabnya karena tabung gas yang terbakar milik warga di lokasi,” terangnya.

Namun, terkait permasalahan ke depan Jannes Manurung menyerahkan sepenuhnya ke pihak kepolisian. “Terkait permasalahan proses hukumnya kita serahkan ke pihak kepolisian. Saya yakin pemilik kios bakso itu tak ada niatnya untuk membuang tabung gas dalam kondisi terbakar ke depan kendaran kita. Mungkin karena gugup bisa saja dibuang kemana dan kebetulan ada kendaran kita di sana,” tandasnya. (ardy/mm)

Komentar

News Feed