Masyarakat Medan Antusias Sambut Kirab Kereta Bobby – Kahiyang

Medanmerdeka.com - Seluruh rangkaian Mata Ni Horja atau puncak pesta adat prosesi yang dilaksanakan pada hari Sabtu (25/11) telah usai. Pernikahan adat Mandailing antara Muhammad Bobby Afif Nasution dengan Kahiyang Ayu berakhir dan dilanjutkan dengan resepsi pada Minggu (26/11) di Kompleks Taman Setia Budi Indah I Bukit Hijau Regency, Medan.

Acara resepi ini diawali dengan kirab kereta berkuda yang akan membawa Bobby-Kahiyang beserta keluarganya. Urutan kirab diawali dengan patwal, barisan 40 wanita berpakaian adat Sumatera Utara, 7 (tujuh) kereta yang ditarik masing-masing oleh sepasang kuda, barisan wanita berpakaian adat Sumatera Utara, kendaraan pemusik Mandailing, 18 andong yang membawa peserta kirab, 25 kendaraan pemusik Melayu, dan 50 becak motor (bentor) untuk relawan.

Medan International Convention Center (MICC) merupakan titik awal awal dilaksanakannya kirab menuju tempat resepsi. Presiden Joko Widodo mengenakan pakaian atasan jas tertutup warna hitam, kain ulos yang menutupi pinggang hingga paha, dan celana panjang warna hitam. Peci warna hitam menyertai sebagai penutup kepala Presiden. Sementara itu, Ibu Iriana mengenakan baju kebaya warna hijau lengkap dengan kerudung berwarna senada sebagai penutup kepala. Anak dan menantu Joko Widodo, Gibran Rakabuming beserta Selvi Ananda dan anaknya Jan Ethes, serta si bungsu Kaesang Pangarep juga mengenakan pakaian senada dengan orang tuanya.

Rombongan kirab yang membawa Bobby – Kahiyang beserta keluarga Presiden Joko Widodo dan keluarga Ade Hanifah Siregar, berangkat dari MICC pada pukul 09.42 WIB. Hal ini menandai telah dimulainya prosesi kirab pernikahan Bobby-Kahiyang. Kereta pertama membawa Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu, disusul kereta kedua yang dinaiki Joko Widodo, Iriana, dan Kaesang. Berikutnya kereta yang membawa Ade Hanifah Siregar dan adiknya, Doli S. Siregar.

Kereta kuda keempat dinaiki Gibran Rakabuming, Selvi Ananda dan anaknya Jan Ethes. Tiga kereta selanjutnya membawa keluarga atau saudara-sadara dari Joko Widodo dan Iriana dari  Solo. Rombongan kirab pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution tiba di lokasi resepsi setelah melewati perjalanan sepanjang 2,6 km dengan memakan waktu sekira 50 menit.

Di sela prosesi kirab tersebut, Presiden Jokowi membagi-bagikan suvenir ke warga Medan yang menyaksikan arak-arakan di  jalan. Sekitar 200 anak dari 18 SD Negreri dan swasta memakai pakaian adat dari berbagai etnik di Sumatera Utara juga terlihat antusias untuk menyambut rombongan kirab pengantin.

Kahiyang dan Bobby turun dari kereta kencana sekitar pukul 10.40 WIB, bersama Presiden Joko Widodo, Iriana, Ade Hanifah Siregar, dan Doli Dinomba Siregar, bersama-sama masuk gedung resepsi. Tenda resepsi dan pelaminan dihias dengan ornamen perpaduan etnik Mandailing dan Jawa yang menarik. Ketika menuju ke pelaminan, Bobby dan Kahiyang disambut dengan tarian Sabe-sabe.

Resepsi pernikahan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu Siregar dibagi menjadi dua sesi. Di sesi pertama, para tamu undangan mulai naik ke pelaminan dan menyalami kedua mempelai serta pihak keluarga. Sejumlah menteri Kabinet Kerja juga turut datang untuk memberikan ucapan selamat kepada Bobby-Kahiyang, dengan iringan tarian Jawa. Sesi undangan pertama ini berlangsung sekitar satu jam, mulai dari puul 11.00 WIB hingga 12.17 WIB.

Sejumlah tamu undangan mulai meninggalkan resepsi sesi pertama dan rombongan pengantin beserta keluarga meninggalkan lokasi. Selanjutnya dilangsungkan resepsi sesi kedua sekitar satu jam kemudian dan dijadwalkan akan diakhiri sekitar pukul 16.30 WIB. Resepsi pernikahan Bobby Nasution dan Kahiyang Ayu Siregar setidaknya dihadiri oleh 4.000 orang dari berbagai kalangan masyarakat.(uja/mm)