Zahir Paparkan Ranperda RDTR Kuala Tanjung ke Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR BP

Bupati Batubara Ir. Zahir MAP memaparkan Ranperda RDTR Wilayah Program Selatan Kuala Tanjung, di Dirjen Tata Ruang Kementrian ATR BPN, di Granf Bal Room Serathon Hotek Jakarta, Senin (24/2/2020). (foto:MEDANmerdeka/Ist)

JAKARATA – Bupati Batubara Ir. Zahir MAP memaparkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Program Selatan Kuala Tanjung, di Dirjen Tata Ruang Kementerian ATR BPN, di Granf Bal Room Serathon Hotek Jakarta, Senin (24/2/2020).

Dijelaskan Zahir, sebagai proyek strategis nasional Kabupaten Batubara sudah dilengkapi beberapa inprastruktur, diantaranya Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi dan sekarang tahap pembangunan ruas Tol Tebing Tinggi-Kauala Tanjung, yang ditarget rampung akhir Oktober 2020, mendatang.

Proyek pemasangan pipa gas untuk kebutuhan PT Inalum dan lainnya sudah tahap penyelesaian dari Laut Tador menuju Kuala Tanjung, sepanjang 16,5 km, yang ditenggat selesai April mendatang.

Saat ini, sambung Zahir, Pemkab Batubara mempersiapkan 1000 hektare lahan untuk kilang mintak dan Petrokimia oleh PT Pertamina. Dalam waktu dekat, Penlok akan ditandatangani Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, PT Pelindo, Pertamina dan Forkopimda Batubara.

Selain menarik sejumlah investasi, Pemkab Batubara juga memiliki sumber alam yang cukup baik, mulai dari pertanian hingga objek wisata.

Namun keberhasil Batubara dalam mencapai program pembangunan membutuhkan peranan dukungan semua pihak, termasuk Dirjen Tata Ruang Kementrian ATR dan BPN dan Kementerian terkait sehingga Kabupaten Batu Bara menyikapi Daerah Proyek Strategis Nasional tidak menyalahi aturan.

Dijelaskan Zahir, RTRW Kab Batubara 2013 - 2023 telah di ajukan revisi, diantaranya perluasan jalan nasional dan provinsi untuk 2 jalur agar menghindari kemacatan, sehingga di harapkan revisi RTRW bisa segera rampung untuk infrastruktur akses jalan.

Dalam kesempatan ini, Zahir atas nama pribadi dan masyarakat menyampaikan terima kasih atas kepada Presiden RI Ir H Joko Widodo yang mempercepat pembangunan Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional Kuala Tanjung dengan Perpres 81 tahun 2018.

Dan ungkapan yang sama juga disampaikan untuk Gubsu Edy Rahmayadi menjadikan Kabupaten Batubara menjadi Kawasan Strategis Provinsi Sumut melalui Perda no 2 tahun 2017.

Tampak hadir mendampingi Bupati Zahir, Ketua DPRD Batubara M Syafii, Wakil Ketua Syafrizal, Ketua Komisi , Sejumlah OPD seperti Kepala Bapoeda, dan Para Kepala Dinas serta Ketua Tim TBUPP Drs Syaiful Syafri MM.

Komentar

Loading...