oleh

OTT Tim Saber Pungli, Bendahara Dinkes Labusel Gol

Medanmerdeka.com – Oknum bendahara Dinas Kesehatan Labuhanbatu Selatan (Labusel) berinsial S, akhirnya mendekam di balik terali besi (Gol) Polres Labuhanbatu. S, dijebloskan setelah ditetapkan statusnya sebagai tersangka dalam kasus dugaan pungli.

“Tersangka S sudah ditahan atas dugaan pemotongan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) tahun 2018. Sebelumnya S sempat melarikan diri, namun menyerahkan diri ke Mapolres,” tegas Kapolres AKBP Frido Situmorang, Selasa (17/7/2018).

Dalam kasus ini, sambung Frido, penyidik sudah mengambil keterangan 6 kepala puskesmas yang ditetapkan sebagai saksi dalam penyergapan tim Saber Pungli pada Senin (9/7) lalu di ruangan Bendahara Dinkes Labusel.

Aksi cepat tim saber pungli kepolisian diapresiasi anggota DPRD, Jappar Sidik Nasution. Politisi Labusel ini mendukung kinerja Polri untuk mengusut tuntas aktor dibalik pungli yang dilakukan oknum bendahara S.

”Kita berharap, agar kepolisian membongkar tuntas kasus ini hingga aktor dibalik pemotongan dana BOK. Saya tidak yakin kalau S berani tanpa ada yang menyuruh atau memerintahkannya,” tegasnya.

Sementara itu, secara terpisah Kepala Dinas Kesehatan Labuhanbatu Selatan, Siti Nursiah Tanjung yang dikonfirmasi berulang kali tidak berhasil dimintai keterangan. Sementara  Kadis Kesehatan Labusel Siti Nursiah Tanjung belum berhasil dikonfirmasi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Saber Pungli Polres Labuhanbatu menggerebek ruangan Bendahara Dinkes Labusel. Dalam operasi OTT tersebut 6 kepala puskesmas diamankan, sedangkan oknum bendahara berinisial S, dikabarkan melarikan diri.

Enam kepala puskesmas diboyong ke Mapolres, berikut barang bukti uang tunai puluhan juta rupiah dan dokumen dana BOK periode Januari-Maret 2018.(sartana/mm)

Komentar

News Feed